Bersama DMI, Kyai Azaim Menyapa Umat Dengan Berjalan Kaki Ke Tempat-tempat Terpencil

KHR Azaim Ibrahimy (Biru), KH. Abdullah Faqih Gufron (merah) dan peserta Muhibbah Ummat PD-DMI Situbondo

KHR Azaim Ibrahimy (Biru), KH. Abdullah Faqih Gufron (merah) dan peserta Muhibbah Ummat PD-DMI Situbondo

SERAMBIMATA – Bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Situbondo, Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Sukorejo, KHR. Achmad Azaim Ibrahimy selama dua hari (21-23/11/14) berjalan kaki mendatangi masyarakat secara langsung dan brdakwah di masjid-masjid  yang ada di daerah-daerah terpencil di wilayah Situbondo dalam sebuah kegiatan yang diadakan DMI Kabupaten Situbondo bernama Muhibah Ummat.

Dengan didampingi Ketua DMI Kabupaten Situbondo, KH. Abdullah Faqih Gufron, beserta pengurus DMI dan puluhan peserta Muhibah Ummat, Kiai muda kharismatik yang juga Penasihat DMI ini mendatangi dan berbaur dengan masyarakat desa tambak ukir, dengan mengambil start di Masjid Al Huda Tambak Ukir, dilanjutkan ke dusun Wringin, Peteng dan Berakhir di Dusun Pacalan.

Medan yang cukup berat serta jarak antar dusun yang  jauh tak menyurutkan semangat Kyai Azaim bersama rombongan untuk dapat menemui dan menyapa ummat yang ada di tempat-tempat terpencil untuk sekedar menyampaikan pesan-pesan kebaikan terutama yang terkait dengan persoalan ke masjidan, meskipun untuk mencapai tempat yang dituju tokoh muda penerus sekaligus menantu Al Marhum KHR. Achmad Fawaid ini harus turun naik pegunungan dan perbukitan.

Jpeg

Untuk sampai ke Dusun lainnya, Kyai Azaim dan rombongan Muhibah Ummat harus melintasi perbukitan yang cukup terjal

Dalam setiap kesempatan Kiai Azaim Ibrahimy selalu meluangkan waktunya memberikan pengajian, bimbingan dan penyuluhan keagamaan di masjid-masjid yang disinggahi, bahkan kyai Azaim tak sungkan-sungkan datang ke rumah-rumah penduduk untuk bersilaturrahim dan melihat kondisi ummat dari dekat.

Jpeg

Ratusan warga pacalan sedang menyimak pengajian oleh Kyai Azaim

Tidak hanya itu, sebagai bentuk kepedulian kepada kaum dhu’afa, lulusan salah satu pesantren di Timur Tengah ini menyerahkan santunan secara langsung kepada sekitar 150 fakir miskin dan yatim piatu.

Jpeg

Pemberian Santunan kepada Fakir Miskin dan Yatim Piatu

Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Situbondo, KH. Abdullah Faqih Gufron mengatakan kegiatan serupa terus akan dilaksanakan setiap bulan mulai Nopember 2014 hingga Mei 2015. “Kegiatan Muhibah Ummat itu berasal dari Bahasa Arab yang berarti mencintai dan mengasihi ummat, bentuk cinta kasih itu diwujudkan dalam bentuk kegiatan nyabbeh ummat, menyapa ummat, memberikan penyuluhan, pengajian dan memberikan santunan kepada masyarakat kurang mampu, hingga memberikan pemeriksaan dan pengobatan gratis kepada masyarkat” ungkap Kyai Faqih.

“Kegiatan ini juga bertujuan memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang kemasjidan, kami ingin mengembalikan fungsi masjid sebagaimana yang telah dicontohkan Rasulullah, sehingga diperlukan pembinaan bidang idarah (manajemen), pembinaan bidang imarah (memakmurkan masjid), dan pembinaan dibidang ri’ayah (pemeliharaan masjid)” pungkas Kyai Faqih.

Pengobatan gratis oleh tim medis Muhibah Ummat

Pengobatan gratis oleh tim medis Muhibah Ummat

Kegiatan Muhibah Ummat tahap pertama ini mendapat respon positif dari masyarakat, bahkan tidak sedikit masyarakat yang mengungkapkan rasa suka cita atas kehadiran Kyai Azaim dan rombongan Muhibah Ummat PD-DMI Kabupaten Situbondo, karena selain masyarakat dapat mengaji , menerima santunan,  dan mendapat layananan pengobatan gratis, masyarakat juga merasa senang atas kehadiran para Kyai tanpa harus mengundang ke kediamannya, bahkan para Kyai dan tim Muhibah Ummat mau berbaur dengan masyarakat yang ada di tempat-tempat terpencil yang selama ini jarang tersentuh.

Pembacaan

Pembacaan doa oleh Kyai Azaim usai peletakan batu pertama pembangunan Masjid Baiturrahim

Di akhir kegiatan, acara Muhibah Ummat ditutup oleh peletakan batu pertama pembangunan masjid Baiturrahim yang ada di dusun Pacalan Desa Tambak Ukir oleh KHR Achmad Azaim Ibrahimy, dan penyerahan bantuan dana awal untuk pembangunan masjid Baiturrahim dari PD – DMI Kabupaten Situbondo. (Hans)

 

Posted on 24 November 2014, in Sosial and tagged , , . Bookmark the permalink. 5 Komentar.

  1. josss…. kiai dan ulama perlu meniru nih, tidak hanya “koar2” di depan layar kaca atau atas mimbar, turun ke bawah teemui langsung umatnya

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: