DPR Dukung Upah Guru Honorer Sesuai UMK

106890_620

Sudah saatnya guru honorer disejahterakan

SERAMBIMATA, Perjuangan guru honorer untuk mendapatkan penghargaan yang layak semakin mendekati kenyataan. Setelah pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berjanji akan memberikan upah kepada guru honorer sesuai UMK, kali ini anggota DPR RI komisi X berjanji akan mensejaterakan guru honorer yang selama ini dikenal bergaji sangat minim

Komisi X DPR yang membidangi masalah pendidikan berkomitmen untuk mensejahterakan para guru terutama guru honorer yang kesejahteraannya selama ini tidak diperhatikan oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah (Pemda).

Oleh karena itu, Komisi X DPR akan mewajibkan seluruh Pemda mengatur ketentuan gaji para guru honorer minimal sama dengan Upah Minimum Kerja (UMK) di masing-masing daerah.

“Komisi X DPR sudah mengagendakan waktu untuk Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan para guru honor. Kita memandang agar gaji guru honor diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) sistem pendidikan daerah agar mendapatkan honor minimal sama dengan UMK,” kata Anggota Komisi X DPR, Dadang Rusdiana di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (15/1/2015).

Menurutnya, saat ini memang belum diatur upah bagi guru honorer sehingga masih banyak guru-guru di daerah yang mendapat gaji dibawah UMR daerah bahkan tidak sama sekali mendapatkan upah.

Padahal, lanjutnya, guru adalah faktor utama dalam peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) agar mampu bersaing dengan bangsa lain.

“Tentu kesejahteraan guru akan menjadi perhatian kita. Maka gaji guru honorer ini harus diatur,” ujarnya.

Dalam Perda tersebut, nantinya juga akan mengatur tunjangan bagi guru honorer yang wajib dipenuhi oleh Pemda setempat.

“Tunjangan Pemda kepada guru honor merupakan tambahan atas kesejahteraan yang sudah diberikan sekolah atau penyelenggara pendidikan,” jelas Politisi Partai Hanura ini.

Wakil Ketua Komisi III DPD RI yang membidangi masalah pendidikan, Fahira Fahmi Idris juga mengatakan, kondisi guru honorer seperti saat ini harus segera diakhiri karena peradaban sebuah bangsa itu diukur sejauh mana bangsa tersebut memperlakukan para pengajar dan pendidik.

“Bagi saya solusi sederhana, pemerintah harus segera membuat peraturan yang salah satu klausulnya memperbaiki besaran gaji guru honerer tiap bulannya,” kata Fahira.

Menurutnya, masalah nasib guru honorer ini sudah menjadi persoalan yang seolah tidak bisa selesaikan.

“Bayangkan, rata-rata guru honorer di Indonesia digaji Rp300 ribu sampai Rp500 ribu per bulan. Bahkan, percaya tidak percaya masih ada guru honorer yang gaji Rp150 ribu per bulan,” sesalnya.

Posted on 19 Januari 2015, in Pendidikan and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 3 Komentar.

  1. INI KISAH NYATA SAYA JADI PNS.Terimakasih kepada Bpk. Drs DEDE JUNAEDY M.Si Di BKN PUSAT, Dan Dialah Yang membantu Kelulusan saya, Alhamdulillah SK Saya Tahun ini Bisa keluar. Teman Teman2 yg ingin seperti Saya silahkan Anda Hubungi Direktorat Pengadaan PNS, Drs DEDE JUNAEDY .No Tlp; 085218184887

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: