Awas! Film Kartun Ini Paling Bahaya buat Anak

image

SERAMBIMATA, Perkembangan teknologi yang tak terbendung membuat siapapun makin mudah mengakses dan menikmatinya, termasuk anak-anak. Mulai dari televisi, hp, hingga smart phone dan beberapa produk teknologi yang saat ini begitu mudah mendapatkannya.

Memberikan keluasan penuh kepada anak-anak untuk menikmati tayangan televisi dan produk teknologi tanpa disertai pendampingan dan pengawasan akan sangat berbahaya bagi perkembangan jiwa dan karakter anak, sekalipun film bertemakan anak-akan. Karena ternyata banyak film anak-anak atau film kartun yang dinyatakan berbahaya karena tanpa disadari film-film tersebut mempertonton kekerasan dan aksi yang tidak pantas ditonton anak-anak. (Baca : Inilah Film-film Kartun Anak Yang Berbahaya Bagi Anak)

Setiap anak Indonesia dan dunia pasti mengenal serial kartun Tom and Jerry.Film kartun yang menceritakan permusuhan kucing dan tikus ini sering mempertontonkan aksi kekerasan seperti memukul, mencekik, menembak, merokok dan lain sebagainya.

Untuk alasan itulah, selama dekade terakhir, serial kartun Tom and Jerry menuai kritik dan keluhan. Dengan 82 keluhan yang diterimanya, kartun Tom and Jerrymenduduki puncak daftar acara TV anak-anak yang paling dikeluhkan versi Office of Communications (Ofcom), semacam komisi penyiaran di Inggris.

Salah satu yang dikeluhkan adalah ada dua episode yang menonjolkan merokok cerutu dan rokok.

Acara TV lainnya yang masuk sepuluh besar tayangan anak yang mengganggu yang disusun oleh MailOnline adalah Blue Peter dan Bratz, serial kartun Amerika.

Blue Peter menerima 14 pengaduan karena menampilkan adegan yang menunjukkan penyembelihan kambing di Oman selama upacara keagamaan.

Sementara Bratz mengumpulkan 13 keluhan setelah salah satu episode mengandung istilah ‘spaz’ yang dianggap ‘sangat menyinggung’ dan ‘menghina’.

“Semua perusahaan penyiaran Inggris harus mematuhi aturan yang menetapkan standar program TV. Kami menilai semua keluhan dan program yang melanggar aturan,” kata seorang juru bicara Ofcom kepada MailOnline.

Ditambahkan, anak-anak dan remaja di bawah 18 tahun dilindungi dari konten yang tidak pantas.

“Ada aturan penyiaran yang jelas dirancang untuk melindungi anak-anak dan kita aktif menegakkannya.”

Posted on 23 Januari 2015, in Pendidikan and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: