Diralat, Soal UN Berbentuk Essai Tidak Tahun Ini

image

SERAMBIMATA – Satu hari pasca pernyataan tentang perubahan bentuk soal Ujian Nasional (UN) tahun 2015 yang tak lagi berbentuk pilihan ganda, Kepala Pusat Pendidikan (Puspendik) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meralat pernyataan tersebut. Menurutnya, rencana perubahan bentuk soal UN menjadi essai tidak akan dimulai tahun ini.

Kepala Pusat Pendidikan (Puspendik) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Prof Nizam mengonfirmasi ulang, pelaksanaan Ujian Nasional (UN) dalam bentuk essai akan dilaksanakan ketika sekolah sudah berbasis komputer. Jadi, tidak dilaksanakan pada pelaksanaan UN tahun ini.

“Jawaban Ujian Nasional yang tidak lagi multiple choice akan diterapkan kedepannya dan bukan saat ini. Akan diberlakukan saat sekolah sudah berbasis komputer,” ujarnya Selasa kemarin (27/1/2015).

Sebelum dalam Prof Nizam menyatakan mulai tahun ini soal UN tidak lagi berbentuk check point (pilihan ganda) tapi dalam bentuk essai. Hal ini dimaksudkan agar siswa mampu menganalisa dan menuliskan jawabannya. (Baca : UN 2015, Menggunakan Soal Essay, Bukan Lagi Pilihan Ganda)

Ia menekankan, pada tahun ini bentuk jawaban UN masih dalam bentuk multiple choice dan lembar jawaban. Meskipun begitu, pada tahun ini Kemendikbud tengah mempersiapkan uji coba program ini di ratusan sekolah yang tersebar di Indonesia.

Program UN yang menuliskan langsung jawabnnya itu disebut dengan Computer Based Test (CBT) seperti halnya ujian CPNS yang menggunakan CAT. Ia menjelaskan, terdapat sekitar 500 sekolah-sekolah yang akan menjadi pilot project program UN CBT itu.

“Saat ini kami tengah melakukan verifikasi sekolah-sekolah mana saja yang akan menjadi tempat percobaan UN CBT. Kriteria sekolah yang akan kami tunjuk adalah sekolah yang memiliki fasilitas pendukung dan sudah bagus,” lanjutnya.

Bentuk uji coba itu akan seperti pelaksanaan Try Out by Computer. Para siswa akan melakukan uji coba secara langsung di depan computer dan menyelesaikan soal-soal yang ada dengan kapasitas waktu yang telah ditetapkan.

Mengingat, saat ini perkembangan zaman sudah sangat modern dan diharapkan saat ujian kedepannya Indonesia tidak lagi menggunakan kertas, melainkan dengan teknologi.

Guna menuju keinginan besar itu, ia melanjutkan, saat ini Kemendikbud tengah membahas dan menganalisa semua persiapan untuk sekolah-sekolah yang berlokasi di wilayah terluar, tertinggal dan terpencil.

“Soal UN tahun ini masih sama dengan yang diterapkan tahun lalu, sebanyak 50 soal. Dan, untuk siswa lainnya dapat mencoba program CBT ini melalui Try Out Online yang tersedia di website resmi Puspendik, Kemendikbud,” katanya menegaskan. 

Posted from WordPress for Android

Posted on 28 Januari 2015, in Pendidikan and tagged , , , . Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. Puji Tuhan, jadi Tahun ini tetap pake Soal PG dong. Saran saya sih pak, soal UN nya jangan pake essai karena terlalu luas cakup materi pelajarannya serta keadilan dalam penilaian semakin tidak akurat. Saran saya sebagai Siswi SMP sih seperti itu.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: