SUDAHLAH MANIS

image

Situbondo, 15 Maret 2015

Sudahlah manis…
Tempat kekagumanku menyembul
Berlalulah… dari tebing hati
Aku tak lagi jadi auramu
Engkau telah saling memegang pada satu pedati…
Di perjalanan terlampau jauh
Sementara aku baru mulai
di jalan setapak yang sesak…

Kalau engkau tidak mengerti
Maka bersemilah di ubun-ubun mimpi
Tanpa bahasa dan kata
Aku pergi saja membawa harapku
yang gelap…
aku kalah tapi sakitku benar
Demi manjamu yang bukan untukku
Demi manismu yang tercabik-cabik
sebagian menikamku

Aku memang pantas apapun adanya…
Karena pernik-pernik rasa yang sederhana
Mengiris indah
Walau tak harus engkau baca…
………Aku saja yang memaknai…

Posted from WordPress for Android

Posted on 19 Februari 2015, in Budaya and tagged , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: