Miris ! ISIS Musnahkan 10 Ribu Buku Langka Dengan Meledakkan Perpustakaan Mosul

image

SERAMBIMATA – Miris dan Makin brutal !. Kelompok teroris Islamic State Irak and Suriah (ISIS) makin membabi buta menebar ancaman dan teror. Aksi-aksinya dikecam dunia bahkan dikecam oleh mayoritas umat Islam sendiri meskipun dalam aksi terornya selalu membawa nama Islam tapi nyatanya makin merusak dan merugikan Islam.

Teror terakhir yang dilakukan oleh Kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) meledakkan perpustakaan umum Mosul, Irak, yang menyebabkan sekitar 10.000 buku dan 700 manuskrip langka hancur dimakan api.

Para tokoh masyarakat Mosul dikabarkan mencoba menghentikan rencana peledakan perpustakaan itu, tetapi gagal. Ghanim al-Ta’an, Direktur Perpustakaan Mosul, mengatakan bahwa ISIS menggunakan bom rakitan dalam insiden yang terjadi pada Minggu (22/2/2015) itu.

“ISIS meledakkan perpustakaan umum Mosul. Mereka menggunakan bom rakitan,” kata Ghanim kepada situs berita Geran.

Aksi brutal itu diperkirakan turut menghancurkan koleksi surat kabar Irak sejak awal abad ke-20. Berbagai jenis peta dan buku dari masa Kekaisaran Ottoman juga dipastikan musnah.

image

Seorang pejuang Negara Islam (ISIS) memegang bendera ISIS dan senjata di Mosul, Irak.

ISIS kali pertama menyerang perpustakaan umum Mosul pada Januari. Warga setempat mengatakan, mereka menghancurkan kunci yang melindungi tempat penyimpanan buku dengan jumlah terbesar di wilayah utara Irak.

Dari tempat itu, ISIS mengangkut lebih dari 2.000 buku, termasuk cerita anak-anak, puisi, filsafat, serta ribuan buku bertema olahraga, kesehatan, budaya, dan ilmu pengetahuan, dengan menggunakan enam truk. ISIS hanya meninggalkan buku-buku bertemakan Islam.

“Buku-buku ini menganjurkan manusia untuk mengabaikan Allah. Jadi, buku-buku ini akan dibakar,” ujar seorang warga Mosul menirukan kata-kata seorang anggota ISIS.

Tak hanya buku yang dihancurkan ISIS. Sejak kelompok ini menguasai wilayah utara Irak, mereka telah menghancurkan banyak relik arkeologi, termasuk sejumlah bangunan peninggalan budaya Islam pada masa lalu.

Seorang profesor sejarah dari Universitas Mosul yang tak mau disebutkan namanya mengatakan, ISIS pada Desember juga menghancurkan koleksi buku dari berbagai perpustakaan.

Perpustakaan Muslim Sunni, perpustakaan Gereja Latin yang berusia 265 tahun, sebuah biara Ordo Dominican, dan perpustakaan Museum Mosul dengan koleksi berusia hingga 5.000 SM juga dirusak ISIS.

Posted from WordPress for Android

Posted on 26 Februari 2015, in Agama and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: