Pensiunan PNS Hanya Tidak Dibayarkan Tiap Bulan Bukan Penghapusan

Harkitnas1

SERAMBIMATA, Tidak sedikit PNS, TNI dan Polri yang cemas dengan merebaknya isu penghapusan dana Pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Isu ini menjadi makin heboh karena media ramai-ramai memberitakannya. Karenanya melihat perkembangan kabar yang terus berkembang tersebut  MenPAN-RB angkat bicara.

Menteri PAN-RB (Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi), Yuddy Chrisnandi  menegaskan isu penghapusan pensiunan PNS tersebut tidaklah benar. Ia menjelaskan uang pensiun PNS, TNI, Polri tidak akan dihapus akan tetapi hanya berubah sistem pembayarannya saja sehingga masyarakat tidak perlu kawatir.

Yuddy juga menilai bahwa isu yang berkembang di masyarakat tersebut adalah isu yang menyesatkan. “Pemerintah dan Bapak Presiden Joko Widodo tidak pernah mengambil rencana itu untuk menghapus uang pensiun PNS, TNI, Polri. Itu isu yang menyesatkan, masyarakat jangan percaya begitu saja,” ungkapnya.

Informasi yang benar adalah pemerintah tidak akan menghapus uang pensiun PNS, TNI dan Polri, melainkan pembayaran uang pensiun tersebut akan dirubah menjadi sistem yang baru. Dalam sistem baru tersebut, uang Pensiun PNS, TNI, Polri akan dibayarkan sekali di depan, tidak seperti sebelumnya di berikan tiap bulan.

Hal ini juga ditegaskan oleh Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik KemenPANRB Herman Suryatman, Ia menyatakan  pihaknya masih menggodok dan mendalami rencana sistem baru tersebut. “Pembayaran uang pensiun PNS, TNI, Polri dengan sistem sekali bayar, Fully Funded tidak akan membebani anggaran negara karena bisa diukur dan juga lebih menguntungkan, karena uang pensiun yang dibayarkan bisa menjadi modal usaha,” ungkap Herman.

Senada dengan Herman, Direktur Keuangan PT Taspen (Persero) Tri Lestari menyatakan Pemerintah Joko Widodo (Jokowi) sedang menggodok aturan pembayaran uang pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di awal. Itu artinya purna PNS tidak akan lagi menerima jatah pensiun setiap bulan.
Oleh karena itu pihaknya masih menunggu realisasi wacana pemerintah tersebut.

“Itu kan masih wacana, jadi posisi kami masihwait and see. Lihat dulu seperti apa,” ujar dia saat berbincang dengan wartawan Jakarta, Selasa (24/03/2014).

Taspen merupakan perusahaan yang bergerak di bidang asuransi tabungan hari tua dan dana pensiun bagi PNS. Kepersertaan Taspen, meliputi PNS, pegawai BUMN dan pejabat negara.

Menurut Tri, skema pembayaran uang pensiun fully funded sekali saja atau di awal ini sangat bagus bagi keuangan negara. Dari sisi pemerintah, sambung dia, keuntungannya adalah dapat mengukur anggaran pensiun para abdi negara.

“Dan buat PNS-nya juga tetap sejahtera, dipikirkan kepentingannya serta menjaga daya belinya,” tambah Tri.

Dijelaskan dia, pembayaran uang pensiun PNS di awal atau sekaligus sudah banyak diterapkan di banyak negara, diantaranya Malaysia, Jerman dan Korea.

“Pembayaran uang pensiun di awal sangat membantu PNS. Tapi kami masih harus menunggu realisasinya,” tukas Tri.

 

Posted on 27 Maret 2015, in Ekonomi and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: