Subhanallah, Sirsak Ternyata Lebih Manjur dari Kemoterapi untuk Bunuh Kanker

image

SERAMBIMATA, Kemoterapi diyakini menjadi satu-satunya cara yang dilakukan untuk membunuh sel kanker yang menyerang tubuh manusia. Namun tahukah anda? Kalau ternyata ada buah yang ditemukan memiliki khasiat dapat membunuh sel kanker lebih efektif dari kemoterapi. Buah itu adalah sirsak. Fakta ilmiah apa yang ditemukan pada buah sirsak sehingga kalahkan kemoterapi dalam membasmi kanker?

Sempat marak di beberapa milis lokal menyebutkan bahwa fakta buah sirsak yang memiliki khasiat anti-kanker tengah ditutup-tutupin oleh perusahaan farmasi skala dunia dengan motif profit. Kenyataannya, justru sekarang banyak farmasi yang berlomba-lomba yang tengah meneliti zat yang dimiliki buah sirsak.

Buah sirsak sebenarnya sudah diteliti oleh Health Sciences Institute, AS. Pada tahun 2000 ditemukan bahwa buah yang dalam Spanyol disebut graviola tersebut memiliki kemampuan sebagai pembunuh alami sel kanker, bahkan hingga 10 ribu kali lebih kuat dari kemoterapi yang menggunakan zat kimia.

Sirsak dan Kanker?

Sebuah studi yang dilakukan oleh Catholic University di Korea Selatan yang sudah dipublikasikan dalam the Journal of Natural Products menyatakan bahwa salah satu unsur kimia yang dimiliki buah sirsak bernamaannonaceous acetogenin memiliki kemampuan memilih, membedakan, dan membunuh sel kanker yang berkembang di usus besar.

Di Indonesia sendiri sirsak sudah diaplikasikan herbal secara swadaya oleh masyarakat awam dengan cara merebus 10 helai daun sirsak yang telah hijau tua dengan 3 gelas air (600 cc) hingga dibiarkan hingga tersisa satu gelas air (200 cc). Kemudian diminum setiap hari 1x sehari pada pagi maupun 2x pagi dan sore hari secara rutin selama 4 pekan.

Walau ‘ramuan’ daun sirsak tersebut memberikan dampak sensasi rasa hangat atau panas hingga menimbulkan keringat deras pada tubuh, khasiatnya belum terbukti secara ilmiah, masih terbatas pada pengakuan empiris beberapa pasien.

Bagaimana pun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut yang mendalam mengenai khazanah-khazanah herbal yang banyak berangkat dari kearifan lokal. Tujuannya, tidak lain guna memperkuat basis bukti medis, sehingga pengetahuan medis dan herbal dapat saling melengkapi untuk kebaikan kesehatan masyarakat.(

Posted from WordPress for Android

Posted on 1 April 2015, in Kesehatan and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: