Kyai Hasyim : Kalau Negara Ingin Selamat, NU Harus Dirawat

image

SERAMBIMATA, Tak bisa dipungkiri, peran dan kontribusi Nahdlatul Ulama (NU) sangatlah besar untuk NKRI. dalam sejarahnya NU terbukti mempunyai andil besar dalam merebut kemerdekaan Indonesia dari tangan penjajah. Kini, Ormas terbesar di Republik ini juga menjadi salah satu penjaga bagi keutuhan NKRI. Karenanya pemerintah tidak boleh tinggalkan NU begitu saja.

Rois Syuriah PBNU, KH Hasyim Muszadi mengusulkan agar negara memberikan anggaran untuk organisasi kemasyarakatan (ormas) seperti NU. Pasalnya NU merupakan penjaga NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) paling tangguh. Karena kalau NU-nya ruwet maka negaranya juga pasti ruwet.

“Kalau ingin Negara selamat ini, NU harus dirawat, seharusnya negara memberikan anggaran untuk NU. Bukan malah partai politik saja yang diributkan anggarannya,” ujar KH Hasyim Muzadi saat hadir di Jombang pada silaturrahim Dirut  Perhutani dengan ulama pesantren, Jumat (8/5). 

KH Hasyim yang juga Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) ini menambahkan, bahwa NU merupakan organisasi penjaga NKRI yang paling tangguh. Dikatakannya, kalau NU-nya ruwet maka Negara dipastikan ruwet. “Karena apapun yang terjadi di NU, pasti akan mempengaruhi konstelasi politik secara nasional,” jelas mantan Ketua PBNU ini menambahkan.

Mestinya, tambah Hasyim, bukan hanya partai politik yang diberi anggaran, akan tetapi civil society juga harus diberi anggaran.

Dikatakannya, organisasi Islam yang ada di Indonesia sejak awal adalah NU dan Muhammadiyah, sedangkan yang lain itu belakangan datang. “Dan kemungkinan yang baru-baru itu ditunggangi kepentingan luar. Nah ini repotnya kan,” katanya.

Menanggapi usulan ini, KH Sholahudin Wahid adik kandung Gus Dur mendukung usulan yang diontarkan KH Hasyim Muzadi yang juga Anggota Watimpres ini. Menurutnya ormas NU dan Muhamadiyah layak mendapat anggaran dari Negara. 

“NU dan Muhamadiyah ikut mendirikan Negara, maka sangat wajar jika pemerintah memberikan anggaran bagi ormas terbesar di Indonesia ini,” tutur Gus Sholah.

Disinggung apakah tidak khawatir akan terseret korupsi jika NU menerima anggaran dari pemerintah.  Mantan anggota Komnas HAM ini mengatakan, hal itu bisa diantisipasi dengan adanya pengawasan. “Tidak lah, kalau digunakan dengan benar dan tentunya diawasi dan harus transparan, saya yakin tidak,” jelas Pengasuh Pesantren Tebuireng yang dikabarkan kembali mencalonkan sebagai Ketua Umum PBNU pada Muktamar ke-33 NU Agustus mendatang ini.

Posted from WordPress for Android

Posted on 11 Mei 2015, in Agama, Sosial and tagged , , . Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. Sdh sepantasnya kalau NU dan Muhammadiyah diperhatikan secara serius oleh Pemerintah,bagaimana jerih payah 2 ORMAS BESAR ini berjuang merebut Kemerdekaan RI,dan sampai kini mempertahankan NKRI sebagai HARGA MATI.

    Disukai oleh 2 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: