Muhibah Ummat 5 : Medan Ekstrim Tak Halangi Kyai Azaim dan Peserta Temui Ummat di Daerah Terpencil

image

KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy dan peserta Muhibah Ummat berusaha taklukkan Gunung Talempong

SERAMBIMATA, Medan yang harus dilalui pada kegiatan Muhibah Ummat tahap 5 kali ini bisa dibilang paling berat dan ekstrim dibanding muhibah ummat sebelumnya, bagaimana tidak, untuk menemui dan menyapa ummat yang tinggal dipedalaman secaralangsung, KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy dan peserta sesekali harus merangkak untuk menaklukkan terjalnya gunung Talempong yang ada kecamatan Banyuglugur Situbondo.

image

Bripda Arif (Polres) Situbondo harus merangkak untuk takklukkan Gunung Talempong

Tidak hanya itu, waktu yang ditempuh untuk lintasi gunung yang ada ujung barat Situbondo tersebut butuh sekitar 4,5 jam. Maklum, selama perjalanan peserta harus bebeberapa kali istirahat di ketinggian gunung talempong karena kelelahan. Bahkan Kyai Azaim, pengasuh pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafiliyah itu dan beberapa peserta sempat tertidur dengan hanya beralaskan dedaunan.

image

Istirahat sejenak di ketinggian gunung Talempong

Sebagaimana kegiatan sebelumnya, Muhibah ummat ke-5 yang dilaksankan tanggal 29 – 31 Mei kali ini, Dewan Masjid Indonesia (DMI) kabupaten Situbondo masih menggandeng Kepolisian Resort (Polres) Situbondo dan didukung Bank Syari’ah Situbondo dengan mengunjungi 3 Desa di dua kecamatan, yakni Desa Talempong dan Kalisari kecamatan Banyuglugur, serta desa Curahsuri kecamatan Jatibanteng.
Yang istimewa, bapak Kapolres Situbondo AKBP Hadi Utomo, SH, M.Hum dan jajarannya juga ikut berbaur menyebrangi tingginya gunung Talempong. Sementara ketua DMI Situbondo KHR Abdullah Faqih Gufron tidak bisa ikut serta karena sedang menjalankan ibadah umroh.

image

Kyai Azaim, panitia dan peserta muhibah umat saat berkunjung ke rumah-rumah penduduk

Sebelum melintasi gunung Talempong, Kyai Azaim Ibrahimy, Kapolres Situbondo, dan seluruh peserta sempat bermalam di desa Talempong Banyuglugur usai acara pengajian di malam hari dengan penceramah KH. Jaiz Badri Masduki dan KH. Abdul Hadi Khozin.

Di pagi hari, kegiatan Muhibah Ummat diawali oleh sholat subuh berjamaah dan kuliah subuh oleh Kyai Azaim, dilanjutkan dengan berkunjung ke rumah-penduduk, bakti sosial, sholat dhuha berjamaah, tahlil, pemberian santunan kepada kaum dhu’afa, pembinaan masjid serta penyuluhan Kabmtibmas oleh Kapolres Situbondo.¬† Sedangkan khitanan massal tidak dapat dilaksanakan karena menurut kepala desa Talempong di desanya baru saja dilaksanakan khitanan massal oleh pihak terkait.

image

KHR Azaim Ibrahimy saat memberikan santunan kepada kaum dhu'afa'

Di desa Kalisari dan Curah Suri, Rombongan Muhibah Ummat disambut haru dan suka cita oleh masyarakat setempat. Penat dan lelah yang dirasakan peserta usai menaklukkan terjalnya gunung Talempong terobati oleh antusiasme masyarakat yang tinggal di dusun Serean, kaliurang dan curahsuri dalam menyambut kedatangan Kyai Azaim dan seluruh peserta Muhibah Ummat 5.

image

Antusiasme masyarakat dalam menyambut kedatangan rombongan Muhibah Ummat

Seperti desa sebelumnya, di dua desa tersebut kegiatan Muhibah Ummat diisi dengan bermalam dan berkunjung ke rumah-rumah penduduk, pengajian, bakti sosial, pembinaan masjid, pemberian santunan kepada kaum dhu’afa’ dan khitanan massal. Sementara Kapolres dan jajarannya kebagian memberikan penyuluhan Kamtibmas dan menyerahkan bantuan beberapa perangkat alat sholat untuk masjid-masjid.

image

Kapolres Situbondo saat memberikan bantuan sejumlah perangkat alat sholat untuk masjid

“Muhibbah Ummat kelima ini merupakan kegiatan tahap akhir untuk wilayah Situbondo bagian barat, untuk selanjutnya jadwal akan ditentukan di kemudian hari setelah bulan Ramadlan”,¬† kata Ketua panitia Muhibah Ummat, H. Zaini Mun’im Ridlwan (31/05/2015)

image

Khitanan massal oleh petugas medis Muhibah Ummat

Kagiatan Muhibbah Ummat 5 diakhiri di dusun Lendut Desa Curah Suri Kecamtan Jatibanteng, sebelum akhirnya peserta kembali ke rumah masing-masing. (Hans)

Posted on 1 Juni 2015, in Agama, Sosial and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: