Warga : Sumur ini Akan Kami Namai ” Sumur Azaim” (Catatan Muhibah Ummat 5)

image

Sumur ini akan dinamai sumur Azaim

SERAMBIMATA, Bagi warga yang tinggal di dusun Secangan Barat desa Kalisari kecamatan Banyuglugur, peristiwa yang mereka lihat saat itu bisa dibilang pemandangan yang tidak biasa, bahkan saya dan peserta Muhibbah Ummat 5 seakan tak percaya melihat apa yang dilakukan Cucu Kyai As’ad KHR Ahmad Azaim Ibrahimy saat itu.

Perjalanan yang sangat melelahkan dari desaTalempong menuju Kalisari tidak hanya harus menempuh jarak yang cukup jauh tapi medan yang sangat berat dan ekstrim gunung Telempong harus kami taklukkan untuk dapat menemui masyarakat secara langsung di desa berikutnya. Waktu yang kami butuhkan untuk menyebrangi gunung yang ada di ujung barat Situbondo itu sekitar 4,5 jam, air minum dan bekal seadanya yang kami bawa dari desa Talempong juga habis di tengah perjalanan.

“Ini benar-benar di luar prediksi, warga bilang untuk menyebrangi gunung Telempong hanya butuh waktu sekitar dua jam, tapi ternyata empat jam lebih sehingga bekal kami habis di tengah perjalanan, apalagi cuaca cukup panas” ujar H. Ridwan salah satu tim survey Muhibbah Ummat ke-5.

image

Di puncak gunung Talempong dan di bawah terik matahari, Kyai Azaim dan peserta Muhibah Ummat terus berjalan untuk datang temui ummat

Tidak ada pilihan, ketika rombongan sudah mencapai separuh perjalanan, dengan keringat membasahi badan serta dahaga memenuhi kerongkongan kecuali meneruskan perjalanan meskipun harus berkali-kali istirahat di setiap tempat yang agak datar dan rindang. Hingga akhirnya sekitar pukul 3 sore sebelum memasuki perkampungan penduduk,  rombongan menemukan sebuah sumur yang jernih dan sejuk airnya. Tanpa pikir panjang peserta Muhibah Ummat yang sudah tidak tahan menahan dahaga langsung meminum air sumur itu dengan menggunakan timba yang tersedia, tak terkecuali KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy juga ikut meneguk air dari sumur yang ada di pinggir dusun Secangan Barat desa Kalisari tersebut.

Apa yang dilakukan Pengasuh ke-4 Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo itu sungguh di luar dugaan seluruh peserta bahkan warga yang turut menyambut dan menyaksikan Kyai Azaim meneguk air sumur itu, padahal andai ia mau bisa saja menyuruh kami untuk mengambilkan air di rumah warga yang sudah di hadapan mata.

Entah karena haru, kagum atau seperti tak percaya, warga yang melihat pemandangan sore itu spontan berbisik kepada ketua panitia Muhibah Ummat KH. Zaini Ridlwan kalau sumur itu akan dinamai sumur Azaim.

image

Kyai Azaim didampingi panitia dan peserta Muhibah Ummat di bibir sumur yang akan diberi nama sumur sumur Azaim

Ketika ditanya kenapa ada keinginan memberi nama sumur Azaim, warga mengatakan Kyai Azaim adalah satu-satunya Kyai yang minum air sumur itu.
“Baru kali ini ada Kiai yang mampir ke sumur ini bahkan mau meminumnya, ya Kiai Azaim ini, makanya kami akan beri nama sumur Azaim”. Ujar salah satu warga dengan bahasa madura yang kental.

Pada kesempatan lain, ketika panitia Muhibah Ummat menyampaikan keinginan warga itu kepada KHR Ahmad Azaim Ibrahimy, penasehat DMI Situbondo itu hanya tersenyum penuh sahaja tanpa ada komentar apapun.

Peristiwa itu hanya satu dari sekian cerita yang penuh kesan dari perjalanan Muhibah Ummat tahap 5 yang berlangsung 29 – 31 Mei 2015 yang digagas DMI Situbondo bekerjasama dengan Polres Situbondo. Ada keharuan, suka cita, perjuangan yang tak kenal lelah, latihan kesabaran serta cinta dan kerinduan ummat yang tinggal di daerah pedalaman pada sosok Ulama, Kyai dan tokoh yang peduli pada mereka yang dahaga akan siraman rohani dengan cara dan sentuhan yang berbeda.

Posted from WordPress for Android

Posted on 2 Juni 2015, in Agama, Sosial and tagged , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: