19 Perguruan Tinggi Swasta di Jawa Timur Dinonaktifkan

image

SERAMBIMATA, Tentu ini kabar tidak baik bagi dunia pendidikan Jawa Timur, pasalnya sejumlah Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Jawa Timur dinonaktifkan. Tidak tanggung-tanggung ada 19 PTS yang terancam dicabut ijinnya. Kuat dugaan yang menjadi penyebab  dinonaktifkannya ke 19 PTS tersebut karena konflik internal, rasio jumlah mahasiswa dan dosen tidak seimbang dan dugaan ijazah palsu. Perguruan tinggi apa saja yang dinonaktifkan tersebut?

Sekitar 19 Perguruan Tinggi Swasta Jawa Timur akhirnya dinonaktifkan oleh Direktorat Jenderal Perguruan Tinggi (Dikti). Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) VII Jawa Timur menyatakan belasan PTS itu dinonaktifkan karena tiga penyebab. Yaitu, konflik internal, rasio jumlah dosen dan mahasiswa tak seimbang, dan dugaan ijazah palsu.

Sembilan belas PTS yang dinonaktifkan itu adalah Universitas Teknologi Surabaya (UTS), Akademi Teknologi Industri Tekstil Surabaya, Universitas Darul Ulum Jombang, Universitas Bondowoso (Unibo), Universitas Nusantara PGRI Kediri, dan Universitas Cakrawala.

Lalu, ada IKIP Budi Utomo, IKIP PGRI Jember, STKIP Tri Bhuwana, Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sunan Giri, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Malang, Sekolah Tinggi Teknik Budi Utomo, dan Sekolah Tinggi Teknik Widya Dharma. Kemudian, ada juga Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pemnas Indonesia, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pemuda, Akademi Teknik Nasional Sidoarjo, Akademi Bahasa Asing Webb, Akademi Pariwisata Bhakti Wiyata, dan AMIK Aji Jaya Baya.

Menurut Sekretaris Pelaksana Kopertis VII Jawa Timur Profesor Dr Ali Maksum, belasan PTS ini tengah melakukan proses pengembalian status aktifnya. “Dari PTS yang tengah dinonaktifkan, mayoritas disebabkan rasio jumlah dosen dan mahasiswa yang tak seimbang dalam satu prodi. Sedangkan kasus dugaan ijazah palsu, Kopertis VII Jatim masih menunggu pendalaman laporan masyarakat,” kata Prof Dr Ali Maksum.

Sementara itu Ketua Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) VII Suprapto menghimbau agar sebelum mendaftar ke suatu perguruan tinggi, masyarakat diharapkan memastikan legalitas dan akreditasi kampus atau program studi (prodi) yang dituju. Untuk memastikan legalitas suatu perguruan tinggi, calon mahasiswa baru bisa mengakses informasi lewat laman forlap.dikti.go.id.

Posted from WordPress for Android

Posted on 5 Juni 2015, in Pendidikan and tagged , , . Bookmark the permalink. 7 Komentar.

  1. Terima kasih sehongga kami tak terjerimus pergurian tongg8 yg di nonaktifkan

    Suka

  2. wah, ini sepertinya akan sedikit menghambat penerimaan alumni di dunia kerja?

    Suka

  3. apa akan menghambat penerimaan dunia kerja?

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: