STKIP PGRI Jember Dinonaktifkan, Mahasiswa Resah

image

Kampus 2 STKIP PGRI Jember

SERAMBIMATA, Sembilan belas Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Jawa Timur dinonaktifkan, salah satu PTS bermasalah tersebut adalah STKIP PGRI Jember. Akibat keputusan Kemenristek tersebut sejumlah mahasiswa yang sempat membuka kelas jauh di beberapa tempat itu mengaku resah dan kawatir terhadap legalitas ijazahnya nanti.

Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Ristek Dikti) membekukan izin perkuliahan di Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan PGRI Jember, Jawa Timur. Mahasiswa yang masih terdaftar di kampus tersebut mengaku resah dan kecewa lantaran pihak rektorat dan yayasan tak segera menyelesaikan permasalahan status pembekuan.

Sejak dibekukan pada Desember 2014 silam, para mahasiswa resah, terutama mahasiswa tingkat akhir yang menunggu tahapan wisuda. Mereka khawatir ijazah yang dikeluarkan kampusnya tak diakui negara.

Meski masih aktif mengikuti perkuliahan, para mahasiswa mengaku terbebani secara psikologis. Para mahasiswa inipun kesal lantaran pihak kampus tak segera mengurus status pembekuan izin perkuliahan yang dilakukan Kemenristek Dikti.

“Kami sudah berupaya melengkapi syarat yang diterapkan Kemenristek Dikti sejak April lalu. Dalam waktu dekat semua urusan pengaktifan status perguruan tinggi dapat diselesaikan,” ujar Rektor IKIP PGRI, Fadil Jamal, Kamis (4/6/2015).

Para mahasiswa gelisah karena tempat belajarnya nonaktif dan tidak bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. ’’Yang kedua, mau dapat pekerjaan dari mana jika kita menggunakan ijazah yang kampusnya nonaktif? Ujarnya.

Kemenristek Dikti menonaktifkan status IKIP PGRI Jember menyusul rasio jumlah dosen yang tak sebanding dengan jumlah mahasiswa serta kebijakan perkuliahan jarak jauh yang diterapkan rektor sebelumnya.

Sebelumnya Sekitar 19 Perguruan Tinggi Swasta Jawa Timur akhirnya dinonaktifkan oleh Direktorat Jenderal Perguruan Tinggi (Dikti). Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) VII Jawa Timur menyatakan belasan PTS itu dinonaktifkan karena tiga penyebab. Yaitu, konflik internal, rasio jumlah dosen dan mahasiswa tak seimbang, dan dugaan ijazah palsu.

IKIP PGRI Jember merupakan salah satu dari 19 perguruan tinggi di Jawa Timur yang statusnya dinonaktifkan. 

Posted from WordPress for Android

Posted on 5 Juni 2015, in Pendidikan and tagged , , . Bookmark the permalink. 3 Komentar.

  1. @apa juga termasuk STKIP PGRI Di Situbondo ?

    Suka

  2. tlong disleseikan dngan segara ,BISRI mahasiawa bisa tenang trim.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: