Pendaftaran Ditutup, Pilkada Situbondo Resmi Diikuti Tiga Pasangan Calon

Wahid Fadhil

SERAMBIMATA, Pendaftaran calon Bupati dan Wakil Bupati Situbondo resmi ditutup pada Selasa kemarin (28/7/2015) pukul 16.00 WIB. Hasilnya, tiga pasangan calon (paslon) siap bertarung untuk memperebutkan kursi Bupati dan Wakil Bupati Situbondo periode 2015 – 2020 .

Ketiga calon bupati dan wakil bupati yang resmi mendaftar tersebut adalah pasangan KH Abdul Hamid Wahid – Kiai Fadil Muzakki Syah yang diusung koalisi PPP dan Partai Gerindra.

KH Abdul Hamid Wahid yang dikenal dengan panggilan Lora Hamid adalah putera dari almarhum KH Wahid Zaini dari Pondok Pesantren Nurul Jadid, Probolinggo, sedangkan Fadil Muzakki adalah putra dari KH Muzakki, Jember,

Selain itu, calon incumbent H Dadang Wigiarto berpasangan dengan H Yoyok Mulyadi yang diusung koalisi PKB dan Partai Nasdem. Yoyok Mulyadi adalah seorang birokrat dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Dinas Binamarga dan Pengairan Kabupaten Situbondo.

dadang yoyok

Sehari sebelumnya juga telah mendaftarkan diri pasangan KH Abdullah Faqih Ghufron – H Untung yang diusung PDIP dan Partai Demokrat.

KH. Abdullah Faqih Ghfron adalah pengasuh sebuah pondok pesantren Tanjung Rejo Mangaran juga  pernah menjadi Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Situbondo, sedangkan Untung pernah menjadi anggota DPRD Situbondo

cabub-abdullah-untung_20150727_131909

“Hingga pendaftaran ditutup tepat pukul 16.00 WIB, ada tiga pasangan calon yang resmi mendaftar. Hari ini dua pasangan, kemarin satu pasangan. Pendaftaran tiga paslon itu kami terima, karena memenuhi berkas persyaratan mutlak pendaftaran,” kata Komisioner KPU, Badrus.

Badrus menerangkan, usai menerima pendaftaran pihaknya akan segera melakukan verifikasi berkas persyaratan semua pasangan calon. Jika terdapat kekurangan, setiap paslon masih memiliki kesempatan untuk melengkapinya, pada 4 hingga 7 Agustus mendatang.

“Untuk pemeriksaan kesehatan para calon kemungkinkan dilakukan besok. Ceck up kesehatan ini akan dilakukan di RSU dr Soebandi Jember,” tandas Badrus.

Berdasarkan pantauan Serambimata, beragam cara dilakukan para pasangan calon (paslon) untuk menarik perhatian publik Situbondo. Salah satunya, tampak pada saat para pasangan calon hendak mendaftarkan diri di kantor KPU Situbondo, dua paslon menggunakan cara unik ketika mendatangi kantor KPUD Situbondo.

Pasangan Hamid – Fadil yang datang lebih awal, memilih naik becak. Kedatangan paslon yang sama-sama berasal dari keluarga besar Ponpes ini diiringi ratusan pendukungnya sambil terus mengumandangkan salawat badar.

Sementara calon incumbent Dadang Wigiarto bersama pasangannya H Yoyok Mulyadi, memilih datang ke kantor KPU Situbondo dengan berjalan kaki dari Masjid Jamik Al-Abror. Pasangan ini juga dikawal ratusan pendukungnya yang terus membaca salawat nariyah.

Posted on 29 Juli 2015, in Politik and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: