Sukseskan KKN Posdaya Berbasis Masjid, Kyai Azaim Pantau Langsung ke Lapangan

KKN 2015 4

SERAMBIMATA, Seperti tahun-tahun sebelumnya, Kuliah Kerja Nyata (KKN) IAI Ibrahimy tahun ini kembali melanjutkan KKN tematik Posdaya berbasis masjid di beberapa desa dan kecamatan yang tersebar di Kabupaten Situbondo. Yang istimewa, KKN 2015 kali ini Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah (P2S2) Sukorejo KHR Ahmad Azaim Ibrahimy memantau langsung mahasiswa KKN dengan menggandeng Lembaga Ta’mir Masjid (LTM) NU dan Pengurus Daerah Dewan Masjid Indonesia (PD-DMI) Situbondo.

Mengajak dua lembaga yang bergerak di bidang kemasjidan  LTM-NU dan DMI Situbondo tersebut dimaksudkan agar kedua lembaga itu dapat membantu dan mendampingi kegiatan mahasiswa KKN tematik posdaya berbasis masjid. Sehingga program kegiatan yang bertujuan memakmurkan masjid dapat tercapai lebih optimal.

“Kehadiran LTM NU dan DMI Situbondo ke posko-posko KKN ini diharapkan dapat membackup dan membantu kesuksesan program kegiataan KKN posdaya berbasis masjid” ujar Kyai Azaim ketika memberikan arahan dan evaluasi di posko XXX dan XXXI Desa Sumbertengah Bungatan, Senin (31/8).

Kepada mahasiswa KKN, Pengasuh keempat Pesantren Sukorejo tersebut menegaskan  bahwa tujuan utama KKN tematik posdaya berbasis masjid adalah memakmurkan masjid. Karenanya ia berpesan agar mahasiswa KKN dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam memakmurkan Masjid dan mengajak mereka meramaikannya.

KKN 2015

Dalam setiap kesempatan, Kyai Azaim juga selalu mengingatkan tentang peran Masjid pada masa Rasulullah SAW. “Pada zaman Nabi, Masjid tidak hanya tempat ibadah, tapi juga mejadi pusat kegiatan keumatan, kegiatan pendidiakan, sosial, ekonomi masyarakat bahkan masjid juga mejadi tempat berunding dalam mengatur strategi perang”. Kata Ayah dari Lora Asad itu.

Selain itu, Ia juga meminta agar mahasiswa KKN tidak membuat program yang muluk-muluk, tapi yang bermanfaat bagi masyarakat dan bisa dilanjutkan oleh masyarakat usai kagiatan KKN nanti.

Sementara itu ketua plt. DMI Situbondo, KH. Zaini Mun’im Ridlwan menyampaikan dukungan dan apresiasinya terhadap beberapa program mahasiswa KKN tematik posdaya berbasis masjid, karenanya ia berjanji akan menindaklanjuti kegiatan-kegiatan yang bertujuan memakmurkan masjid. “Banyak hal yang dapat diserap dari kegiatan KKN posdaya berbasis masjid ini, seanjutkan tugas DMI adalah menindak lanjuti agar masjid yang dibina mahasiswa KKN  tetap makmur”. ujarnya.

KKN 2015 1

Menurut catatan Serambimata, ada sekitar 17 desa dan dusun yang ditempati KKN tematik Posdaya berbasis masjid yang dimonitoring dan dievaluasi langsung oleh KHR Ahmad Azaim Ibrahimy, yakni desa pasir putih, Lamongan, Bletok, Mlandingan Wetan, Selowogo, Arjasa, Landangan, Wonokoyo, Pokaan, Tanjung Kamal, Jatisari, Kandang, Tanjung Glugur, Tanjung Pecinan, Bungatan, Sumber Tengah dan akan berakhir di dusun Rabesen Kertosari 9 September nanti.

Kepada pengurus ta’mir masjid yang dijunjungi, Kyai Azaim, LTM NU dan PD DMI Situbondo menyerahkan cindera mata berupa buku dan CD yang berisi panduan beribadah dan pengolaan masjid.

KKN 2015 3

Tidak hanya itu, daam beberapa kesempatan Kyai Azaim juga melantik dan mengukuhkan Pengurus Ta’mir dan remaja Masjid serta Taman pendidikan yang digagas oleh mahasiswa KKN IAI Ibrahimy 2015. (hans)

 

 

Posted on 1 September 2015, in Pendidikan, Sosial and tagged , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: