Sukorejo Tak Sendiri, Para Ulama Pesantren Penerus Pendiri NU Juga Nyatakan Mufaroqoh dengan PBNU

halaqoh 3

Halaqah II( napak tilas berdirinya NU “Mengembalikan NU kepada Khittahnya”

SERAMBIMATA, Keputusan KHR Ahmad Azaim Ibrahimy, Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo yang menyatakan mufaroqoh (melepaskan diri dari semua tanggung jawab) dari PBNU hasil Muktamar NU ke-33 di Jombang juga diikuti oleh para Ulama Pesantren penerus Masyayikh/Pendiri Jam’iyah Nahdlatul Ulama (NU) dan pengikut perjuangan Ahlussunnah Wal Jama’ah An-Nahdhiyah.

Pernyataan sikap Mufaroqoh para Ulama itu disampaikan dalam acara Halaqoh ke-3 napak tilas berdirinya Nahdlatul Ulama (NU)  “Mengembalikan NU kepada Khittahnya” di Pondok Pesantren Sukorejo, Senin (21/09/2015) yang dihadiri oleh keluarga Pesantren Tebuireng Jombang KH. Sholahuddin Wahid, keluarga pesantren Syaikhona Kholil Bangkalan KH. Yusuf, kel uarga KH.Ahmad Siddiq Jember KH. Firjon, KH. Hasyim Muzadi, serta  ratusan PWNU dan PCNU dari Jawa, Bali dan Sumatera.

Sikap tersebut diambil setelah megikuti dan mencermati pelaksanaan Muktamar NU ke-33 di Alun-alun Jombang 1-4 Agustus lalu dengan melihat dari berbagai aspek baik segi konsep keagamaan, keorganisasian serta produk-produk yang dihasilkannya. Karenanya para ulama segitiga emas dari dzurriyah pendiri Nahdlatul Ulama itu menyatakan :

  1. Meneguhkan Khittah Nahdliyah sebagai landasan berpikir, bersikap dan bertindak setiap warga atau anggota NU secara perorangan maupun organisasi.
  2. Khittah Nahdliyah menjadi kerangka atau batasan yang mengikat seluruh warga Nahdliyin baik perorangan maupun oraganisasi
  3. Khittah Nahdliyah juga menjadi kreteria khas NU dalam menjaga dan mengamalkan ajaran Ahl Al-Sunnah Wa Al-Jamaah An-Nahdliyah.
  4. Segala pikiran, sikap dan tindakan yang muncul, baik dari perseorangan maupun organisasi yang tidak sesuai dengan khittah ini maka dianggap telah keluar dari Nahdlatul Ulama baik secara Jam’iyah maupun jama’ah.
  5. Bahwa terjadinya beberapa persoalan pra Muktamar, saat Muktamar dan pasca Muktamar adalah akibat ketidak tegasan ketua umum PBNU 2010-2015 dalam mengawal kemurnian NU secara murni dan konsekuen
  6. Dengan rasa tanggung jawab kepada Allah SWT, tanggung jawab kepada aqidah dan perjuangan warga Nahdliyin serta keselamatan masyarakat dan bangsa, dengan ini menyatakan mufaroqoh.
  7. Oleh karena itu, maka para Kiai berkesimpulan bahwa demi penyelamatan NU harus ada upaya sistematik untuk mengembalikan NU pada Khittahnya.
  8. Upaya-upaya ini mencakup dua hal, yaitu : pertama, Dar’ul Mafasid yaitu dengan menghilangkan beberapa unsur penyebab kerusakan, dan Kedua, Jalbul Masalih yaitu membentuk instrumen baru untuk melaksanakan Muktamar Luar Biasa dan/atau Muktamar lainnya atau upaya lain sesuai garis haluan yang digariskan para mu’assis Nahdlatul Ulama.
  9. Menyerukan kepada warga Nahdliyin untuk senantiasa bertaqarrub dan bermunajat kepada Allah SWT dengan melakukan aurad sebagaimana yang diijazahkan Saikhona Ahmad Kholil Bangkalan kepada Hadaratus Syaikh Hasyim Asy’ari lewat muridnya KH As’ad Syamsul Arifin (Al-Qur’an surat Thaha ayat 16-22 dan  با جبار با قهار x 99.

Sukorejo, 21 September 2015

image

image

Sebelum Halaqoh dimulai para Ulama dan Kiai Pesantren peserta Halaqoh ke-33 menyempatkan diri ziarah ke makam Pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Salafyah Syafiiyah Syafiiyah Sukorejo.

ziarah

Peserta Halaqoh ziarah ke makam pendiri dan pengasuh Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo.

Posted on 23 September 2015, in Agama, Sosial and tagged , , , . Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. Sukses selalu untuk kita semua selaku warga NU, Selalu tersenyum dibawah bendera Rasulullah yakni mengamalkan semua perintah Allah dan Sunnah Rosulullah.

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: