Foto-foto dan Gambar Ala Santri ini Bikin Kangen Pesantren

SERAMBIMATA, Kehidupan para pelajar yang menimba ilmu di pondok pesantren (santri) dikenal dengan kehidupan yang sangat sederhana namun kental dengan suasana kekeluargaan dan kebersamaan. Sehingga suasana itu sangat membekas tidak mudah begitu saja terlupakan.

Foto-foto dan gambar berikut ini benar-benar mewakili kehidupan santri dan suasana di pondok pesantren. Meskipun digambarkan dengan lucu dan terkesan tidak serius, tapi bagi yang pernah nyantri bisa bikin kangen suasana itu.

Gambar 1, Di Pondok pesantren dilarang nonton TV, kalaupun boleh hanya bisa menyaksikan program berita saja. Tapi tak sedikitpun mengurangi semangat belajar mereka.

image

Gambar 2, Nunggu kiriman dari orang atau nunggu giliran setoran hafalan/bacaan kitab sama bikin tegang harap-harap cemas.

image

Gambar 3, kepatuhan dan keta’dhimam (rasa patuh) santri pada guru/Kiainya memang tak bisa diragukan lagi, bahkan tidak ada tandingannya di muka bumi ini.

image

Gambar 4, Ngaji/belajar sambil duduk itu biasa, tapi ngaji/belajar sambil berdiri sama sekali tidak mengurangi keseriusan para santri. Luar biasa…

image

Gambar 5, keistiqomahan para santri dalam menimba ilmu benar-benar teruji. Istiqomah nomor satu, mengerti sambil lalu…

image

Gambar 6, Kebersaman adalah segala-galanya, dan di situlah kebahagian terasa meskipun jauh dari orang tua.

image

Gambar 7, Banyak orang bilang cara makan ala santri itu jorok, tapi justru makan bareng-bareng seperti ini tidak hanya mempererat tali persaudaraan antar sesama tapi juga membuat makan terasa lebih nikmat.

image

Gambar 8, Tempat yang terpisah antara santri putra dan putri tidak membuat semangat belajar santri menurun, justru membuat mereka saling menghargai dan memulyakan.

image

Gambar 9, Baca Al Quran, Tahlil dan sholawatan adalah ritual ibadah para santri yang pernah berhenti di senandungkan karena terbukti menyejukkan.

image

Gambar 10, Yang paling tidak bisa dilupakan adalah nama Zaid, bagaimana tidak, setiap ustadz mengajar Ilmu Nahwu selalu saja mencontohkan Nama Zaidun seperti Ja’a Zaidun (Datang siapa Zaid), tanpa pernah tahu Zaid itu siapa dan orang mana.

image

Gambar 11, Salut buat para pengurus yang tak kenal lelah dalam mengurus para santri.

image

Gambar 12, Sekali lagi, bagi santri kebersamaan adalah segala-galanya.

image

Gambar 13, Inilah hebatnya santri.

image

Gambar 14, Sarung menjadi identitas santri tanpa membedakan si miskin dan si kaya.

image

Posted on 5 Oktober 2015, in Budaya, Sosial and tagged , . Bookmark the permalink. 1 Komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: