Guru tak Usah Khawatir, UKG Hanya untuk Pemetaan

image

SERAMBIMATA, Banyak guru yang harap-harap cemas menghadapi pelaksanaan Uji Kompetensi Guru (UKG) yang akan dimulai bulan November mendatang. Kekhawatiran itu muncul karena sebelumnya beredar kabar bagi guru yang tidak lulus UKG tunjangan profesinya akan dicabut. Benarkah ?.

Menjawab kekhatiran kalangan guru, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) melalui Kasubdit Perencanaan Kebutuhan Guru, Penguatan Kualifikasi dan Kompetensi Pendidik Kemdikbud, Santi Ambarukmi, sebagaimana dikutip dari Republika, menyatakan hasil Uji Kompetensi Guru (UKG) pada 9-27 November mendatang akan digunakan untuk pemetaan.

“UKG bertujuan untuk pemetaan kompetensi guru khususnya ranah pedadogik dan profesional pada bidang yang sesuai dengan sertifikat pendidik,” Ujar Santi ujar  pada sebuah acara diskusi di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Hasil UKG tersebut juga digunakan sebagai alat kontrol pelaksanaan penilaian kinerja guru, menentukan materi dan pola pelatihan guru, serta bahan pertimbangan pemberian penghargaan dan apresiasi kepada guru.

Peserta UKG adalah semua guru, baik yang memiliki sertifikat pendidik maupun yang belum memiliki sertifikat, guru PNS dan bukan PNS yang terdaftar di dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik), memiliki nomor induk pegawai dan masih aktif mengajar mata pelajaran sesuai dengan bidang studi sertifikasi.

Jumlah guru yang akan mengikuti UKG tercatat sebanyak 3.015.315 orang. “Saat ini, dinas pendidikan kabupaten/kota sedang melakukan proses verifikasi untuk memastikaan mata pelajaran dan jenjang pendidikan yang akan diujikan kepada guru,” jelas dia.

Sementara, jumlah dan jenis mata pelajaran yang diujikan adalah sebanyak 200 mata pelajaran sesuai jenis dan jenjang pendidikan.

Disinggung instrumen tes untuk guru, Santi mengatakan akan membedakan SD, SMP, SMA dan SMK sesuai dengan jenjang pendidikan tempat guru tersebut bertugas.

Kompetensi bidang studi yang diujikan sesuai dengan bidang studi sertifikasi dan sesuai dengan kualiifikasi akademik guru.

“Kompetensi pedagogik yang diujikan adalah integrasi konsep pedagogik ke dalam pembelajaran bidang tersebut dalam kelas,” kata Santi.

Sistem Uji Kompetensi Guru (UKG)

UKG berlangsung dengan dua sistem yakni dalam jaringan dan luar jaringan.
Sistem daring berlangsung pada 4.145 sekolah yang akan digunakan sebagai tempat uji kompetensi (TUK).

Sedangkan untuk ujian sistem luring pada 24 November di 10 provinsi dan 156 sekolah.
UKG akan rutin dilaksanakan setiap tahun guna melihat perkembangan kompetensi guru.

Posted on 17 Oktober 2015, in Pendidikan and tagged , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: