Blogger dan Hacker Indonesia Sepakat Perangi Radikalisme di Dunia Maya

image

SERAMBIMATA,  Maraknya informasi berbau tadikalisme di dunia maya dan media sosial membuat khawatir para hacker dan blogger tanah air. Kekhawatiran itu cukup beralasan karena dunia maya saat ini menjadi surga di kalangan ektrimisme dalam menyebarkan kekerasan.

Lebih dari 400 blogger dan hacker dari seluruh Indonesia bersepakat membangun dunia maya damai sebagai reaksi dari mewabahnya penyebaran paham radikalisme di dunia maya.

“Kita sepakat membantu pemerintah memerangi penyebaran paham radikalisme,” kata Bambang Herialdi, blogger dari Pontianak dalam workshop Program Damai di Dunia Maya di Jogja Exspo Center (JEC) Yoyakarta, beberapa waktu lalu.

Diungkapkan Bambang, dunia maya dan sosial media saat ini memang sebagai surga kalangan teroris maupun kelompol ektrimis menyebarkan kekerasan. Selain biaya murah aktivitas bisa dilakukan di mana saja, kapan saja.

“Namun kita sesama blogger sedikit banyak sudah mengetahui ciri-ciri situs atau web berisi penyebaran paham radikalisme,” kata Bambang.

Untuk memerangi wabah radikalisme, lanjutnya, pihaknya sering melakukan pertemuan baik dengan sesama blogger, hacker maupun instansi pemerintah.

“Kami bersedia membantu untuk menyelamatkan generasi muda namun perlu kerja sama dengan berbagai pihak. Misalnya penyajian konten yang sesuai,” kata Bambang.

Pakar sosial media Nukman Luthfie, mengungkapkan, pengguna internet aktif di Indonesia 60 persen adalah generasi muda. Padahal generasi muda merupakan individu yang masih bersih dan sedang mencari jati diri.

“Mereka sangat rentan terbawa arus paham radikalisme atau mengikuti sosok yang dianggap pahlawan walau itu pelaku tindak kekerasan,” katanya.

Ditambahkan Nukman, memblokir situs radikalisme tidak akan banyak pengaruh. Sebab mereka bisa membuat alamat baru, menulis ulang dan dengan cepat menyebarkan lagi di dunia maya.

Untuk menyelamatkan generasi muda, diperlukan gerakan swadaya dari masyarakat melalui penyediakan informasi, edukasi dan diskusi dalam dunia maya. “Ini tidak mungkin hanya dilakukan oleh pemerintah,” katanya.

Deputi Satu Badan Nasional Penanggulangan Teroris Agus Surya Bakti menambahkan, sebagai upaya membanjiri dunia maya dengan konten positif memerangi faham radikalisme, tahun ini pihaknya akan merilis satu portal dan dua situs.

Situs berisi tentang informasi terkait dengan aneka macam terorisme dan faham radikalisme.

“Satu situs lagi berisi konten edukatif yaitu wacana pembanding yang benar sebagai konter akan faham radikalisme. Biar masyarakat khususnya pemuda memiliki bacaan yang benar dan mereka akan bisa menyimpulkan sendiri,” kata Agus.

Saat ini dunia terorisme mengalami proses adaptasi dan perkembangan luar biasa. Memang Densus 88 berhasil menangkap pelaku namun paham terorisme sampai saat ini tetap hidup dan menyebar.

“Tiga tahun terakhir, dunia maya menjadi instrumen teroris menyebarkan paham radikalisme dan ekstrimisme dan rekrutmen,” katanya.

Untuk mencegah hal ini tidak mungkin hanya dilakukan BNPT dan pemerintah atau melakukan penutupan situ berisi paham radikalisme. Semua harus dilakukan bersama dengan berbagai srage holder dan menjadi gerakan nasional.

“Kami awali dari Yogyakarta dengan 1.000 pemuda dan ratusan blogger. Tahun depan acara serupa akan kita gelar di lain daerah dengan melibatkan pemuda dan blogger lebih banyak sebagai upaya membangun gerakan nasional,” katanya.

Hayooo para blogger dan hacker kita lawan radikalisme dengan penyediaan informasi yang sehat dan educatif.

Sumber: Viva

Posted on 3 November 2015, in Sosial and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: