Kisah Nyata: Setelah Bermimpi Penghafal Al-Quran ini Jadi Suka Maulid dan Sholawat

kisah-hidayah-tobatnya-orang-arab-yang-melarang-maulid-dan-ziarah-nabi

Serambimata.com – “Dari kelompok orang ini (orang-orang seperti Dzul Khuwaishirah dari Bani Tamim Al Najdi), akan muncul nanti orang-orang yang pandai membaca Al Qur`an tetapi tidak sampai melewati kerongkongan mereka, bahkan mereka membunuh orang-orang Islam, dan membiarkan para penyembah berhala; mereka keluar dari Islam seperti panah yang meluncur dari busurnya. Seandainya aku masih mendapati mereka, akan kumusnahkan mereka seperti musnahnya kaum ‘Ad.”  (HR Muslim 1762).

 

Menghafal Al Qur’an bagus. Itu satu kelebihan. Tapi harus juga diamalkan semampunya agar tidak senasib dengan Khawarij Abdurrahman bin Muljam yang membunuh Ali bin Abi Thalib dan Snouck Hurgronje Bapak Orientalis Imperials.

Abdurrahman bin Muljam, Khawarij yang membunuh Khalifah Ali ternyata selain rajin Sholat Malam dan Puasa juga seorang Hafiz Al Qur’an. Namun Hafal Al Qur’an jika tidak diimbangi dengan pemahaman dan pengamalan, akhirnya malah sesat. Mengkafirkan dan membunuh sesama Muslim.

Hadist Nabi yang saya jadikan pembuka dalam tulisan ini menjadi isyarat dan peringatan akan hadirnya sekelompok orang yang hafal Al Qur’an tapi tak mampu mengamalkannya, Al Qur’an hanya sampai di “kerongkongannya”. Dan kekhawatiran itu terbukti hanya beberapa dekade setelah wafatnya Rasulullah  SAW, yakni di masa ke Kekhalifaam Sayyidina Ali  ra. Ia terbunuh oleh seorang yang hafal Al-Qur’an. Na’uzdubillahi min zdalik.

Dan kita bersyukur dan patut berbahagia bila ternyata banyak penghafal Al-Qur’an yang mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, menyerukan kedamaian dan cinta kasih kepada sesamanya sebagaimana yang diajarkan dalam Al-Quran itu sendiri. Inilah salah satu kisahnya.

Pada suatu ketika ada seorang Arab yang datang menemui Sayyidil Habib Hasan bin Jafar Assegaf (Pengasuh Majelis Nurul Musthofa Jakarta). Orang Arab ini kemudian bercerita tentang mimpi yang ia alami dimana dalam mimpinya itu ia mendapatkan siksaan yang tiada henti-hentinya sampai ia menjerit-jerit kesakitan.

Lima tahun, orang Arab ini hidupnya tak bisa tenang dan hanya bisa menyimpan perasaan tersebut, hingga akhirnya baru kali ini ia menceritakan kejadian yang ia alami itu kepada Habib Hasan bin Ja’far Assegaf. Ia kemudian menceritakan peristiwa tersebut sambil menangis terseduh-terseduh.

Habib Hasan bin Ja’far Assegaf kemudian bertanya kepada orang Arab itu,

“Apakah anda membaca Qur’an?”.

“Saya hafal Qur’an dan bayak hadits”, jawabnya.

Habib Hasan bin Ja’far Assegaf kembali bertanya, “Apakah anda melawan kepada kedua orangtua dan guru?

“Ia menjawab, “Saya orang yang paling perhatian dengan keduanya”.

Lagi, Habib Hasan bin Ja’far Assegaf bertanya, “Apakah anda ziarah makam nabi?

“Mendengar pertanyaan ini, ia pun menjerit dan menangis sambil berkata, “Wahai Habib Hasan, dulu Saya pernah mengharamkan membaca maulid dan ziarah Nabi Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam. Saya pikir itu bid’ah dan semua bid’ah di neraka, taunya Saya yang masuk neraka (dalam mimpinya)”.

Habib Hasan bin Ja’far Assegaf lalu berpesan kepada orang Arab itu untuk memperbanyak membaca shalawat. Kemudian arang Arab ini pun berjanji kepada dirinya sendiri bahwa ia akan membacakan maulid nabi bersama teman-temannya di makam Nabi Muhammad Rasulullah Shollallohu ‘Alaihi wa Alihi wa Shohbihi wa Sallam.

Subhanallah, semoga semakin banyak saudara-saudara kita yang mendapat hidayah dari Allah untuk kembali ke jalan yang lurus dalam naungan Islam Ahlussunnah wal Jama’ah.

Sumber Muslimedianews 

Posted on 28 November 2015, in Agama and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 3 Komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: