Di Kota ini, Orang Kaya dan Miskin Dipisah dengan Tembok

image

Tembok pemisah antara si kaya dan si miskin

Serambimata.com – Ada-ada saja cara seseorang menata hidup masyarakatnya. Hanya dengan alasan keamanan, sebuah tembok dibangun untuk memisahkan antara kelompok masyarakat kaya dan miskin. Mungkin menguntungkan bagi si kaya karena merasa aman dari gangguan si miskin. Tapi bagi si miskin pasti ini sangat memilukan.

Pemandangan ini hanya bisa dijumpahi di Ibu Kota Lima, Peru. Di kota tersebut terdapat tembok memanjang yang memisahkan kawasan si kaya dan si miskin. Tembok itu dibangun supaya kaum miskin tidak mencuri harta si kaya.

Dilansir koran the Daily Mail, Selasa (22/12), sejumlah warga mengecam tembok itu karena dinilai memalukan dan merendahkan kaum miskin.

Dinding yang dijuluki ‘Tembok Berlinnya Peru’ itu terbuat dari semen dan batu bata serta dilengkapi kawat duri di bagian atasnya. Tembok itu memisahkan kawasan San Juan de Miraflores dan Surco.

image

Tembok pemisah antara si kaya dan si miskin terlihat dari atas

Dilihat dari atas dengan kamera dari pesawat tanpa awak (drone) tembok yang terbentang itu memisahkan kawasan perkotaan Las Casuarinas, tempat tinggal orang kaya, dan kawasan kumuh orang miskin Vista Hermosa.

“Rumah-rumah kumuh dengan atap bedeng itu sangat kontras dengan rumah-rumah berharga jutaan dolar yang berjarak hanya beberapa kilometer,” ujar laporan media lokal.

Para demonstran yang mengutuk tembok itu mengecat dinding tembok dengan mural dan tulisan-tulisan berisi kecaman.

image

Warga mengecam pembangunan tembok pemisah itu dengan pesan melalui lukisan

Menurut lembaga Oxam, kesenjangan antara si kaya dan miskin di Amerika Latin memang masih yang tertinggi di dunia. Pada 2014 laporan menyebutkan satu persen orang kaya di Amerika Latin memiliki harta sebesar 41 persen dari seluruh nilai kekayaan di benua itu.

Sumber Merdeka

Posted on 25 Desember 2015, in Budaya and tagged , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: