Ini Tema dan Jadwal Kegiatan Reuni Alumni Pesantren Sukorejo Tahun 2016

image

Serambimata.com – Seperti tahun-tahun sebelumnya, salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka Haul Majemuk para Masyayikh dan keluarga besar Pondok Salafiyah Syafiiyah Sukorejo Situbondo adalah Reuni Alumni. Acara yang akan digelar pada tanggal 25 – 26 Februari 2016 itu memgambil tema “Penguatan Tiga Benteng Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo ; Rotibul Haddad, Burdah Keliling dan Tarhim”.

Ketua Panitia Pelaksana Reuni Alumni Sunardi Muhib mengatakan, alasan dan tujuan pemilihan tema tersebut akan dijelaskan langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren KHR Ahmad Azaim Ibrahimy. Karenanya, Sunardi berharap seluruh alumni kompak hadir dan mengikuti acara reuni alumni yang akan ditempatkan di Aula putera Pondok Pesantren.

“Tentang kenapa dipilih tema tersebut, itu kewenangan pengasuh utk menjelaskan, Insya Allah malam reuni di aula akan dijelaskan, oleh karena itu para alumni diharapkan hadir dengan kompak dan mengikuti acara reuni” jelas Sunardi kepada Serambimata.

image

KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy bersama al Habib Abdullah bin Muhammad al Masyhur al Haddad (cicit pengarang Ratibul Haddad) dan para wakil pengasuh pada acara haul majemuk khusus santri putera

Kyai Azaim akan Sambut Langsung Kedatangan Alumni

Acara Reuni Alumni merupakan kegiatan tahunan yang dilaksanakan Pengurus Pusat Ikatan Santri Alumni Salafiyah Syafi’iyah (IKSASS) dalam menyambut haul masyayikh yang biasa dikenal dengan Reuni Alumni. Namun kegiatan tersebut, sekarang dikemas dengan santai untuk melepas kangen sesama alumni.

Reuni Alumni akan diawali penyambutan kedatangan dan iring-iringan alumni oleh Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo KHR Ahmad Azaim Ibrahimya pada hari Jum’at, 25 Februari 2016, pukul 15.00 wib. Usai penyambutan para alumni langsung dapat menikmati nasi gulungan (kulluhum) yang sudah disiapkan.

Seperti diketahui, para santri terdahulu punya kebiasaan mengeluarkan istilah “Kulluhum” untuk mengajak santri lainnya makan bersama usai masak nasi di dapur umum atau disaat dikirim nasi “gulungan” oleh orang tuanya. Cara ini cukup manjur untuk menjalin kebersamaan dan mempererat tali persaudaraan sesama santri saat itu.

Selama dua jam, dari pukul 17.00 – 19.00 WIB para alumni bisa istirahat di kampus untuk putera, dan di SMP 2 untuk para alumni putri. Barulah pada pukul 19.00 WIB para alumni dijadwalkan mengikuti kegiatan rutin Jum’at manis hingga pukul 21.00 WIB di Aula putera.

Di tempat yang sama, usai acara Jumat manis langsung dilanjutkan dengan acara reuni alumni hingga pukul 22.30 WIB.

Serangkaian acara reuni alumni terus berlanjut. Pada malam hari dari pukul 22.30 – 00.00 WIB akan dilangsungkan acara dialog dengan pengasuh KHR Ahmad Azaim Ibrahimy di halaman kampus IAI Ibrahimy. Selepas mengikuti acara dialog dengan pengasuh, para alumni baru dapat beristirahat hingga pukul 03.00 dini hari.

Pada tanggal 26 Februari 2016, pukul 03.00 WIB, bersama pengasuh para alumni dijadwalkan melaksanakan sholat malam bersama, dilanjutkan dengan ziarah ke asta/maqbarah para al Marhumiin hingga tiba waktu sholat subuh berjamaah.

Pada pukul 04.00 para alumni kembali ke penginapan/kampus IAII untuk beristirahat, hingga tiba pukul 07.00 WIB para alumni bisa menikmati genlanggen pagi, kopi, buggul, pisang goreng, kacang kolop, dilanjutkan mandi, sholat Dhuha dan sarapan pagi bersama menikmati nase’ talaman kulluhum.

Barulah pada pukul 08.00 – 10.00 WIB dilanjutkan dengan dua acara pertemuan sekaligus, yakni pertemuan rayon IKSASS alumni dan rayon IKSASS santri sesuai daerah dan rayon masing-masing serta pertemuan perwakilan pengurus rayon IKSASS
se Nusantara bersama Pengasuh.

Seperti tahun lalu, panitia berharap dengan acara pra Haul yang dikemas dalam bentuk reuni alumni tersebut para alumni dapat mengenang masa lalu di Pondok Pesantren dari masa ke masa, berbaur bersama, saling berbagi kebaikan dan kenangan.

Tidak hanya itu, kegiatan tersebut akan dapat mendekatkan para alumni secara emosional dalam melakukan interaksi sesama alumni dan pengasuh setelah masa kepenatan selama pengabdian dan perjuangan di masyarakat.

Posted on 23 Februari 2016, in Sosial and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: