Cinta NKRI, Ribuan Pelajar NU Deklarasikan Anti Radikalisme

image

Serambimata.com – Semakin menyadari akan bahaya paham radikalisme dan terorisme bagi keutuhan NKRI, ribuan pelajar NU yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Nahdhatul Ulama (IPNU) menyatakan sikap menolak terhadap ajaran dan gerakan apapun yang berbau radikalisme melalui Deklarasi anti radikalisme yang diikrarkan bersama.

Deklarasi pelajar anti radikalisme tersebut dibacakan pada acara Apel yang diselenggarakan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Jawa Tengah di alun-alun Kendal dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke 62 IPNU, Jumat (26/2) kemarin. Acara ini merupakan acara lanjutan dari beberapa rangkaian acara yang telah terlaksana sebelumnya.

Apel yang dihadiri oleh beberapa tokoh penting seperti Kapolda Jawa sebagai pembina apel, Bupati Kendal, para Kiai dan beberapa pejabat penting tersebut diikuti sekitar 4000 peserta yang terdiri dari, PAC IPNU se kabupaten Kendal, pelajar SMP, SMA, MA dan SMK serta beberapa organisasi kepemudaan se Kabupaten Kendal.

Acara ini diisi dengan Deklarasi Pelajar Anti Radikalisme dan pemaparan-pemaparan unsur negatif bagi gerakan radikalisme, serta orasi kebangsaan sebagai penguatan ideologi kebangsaan.

Teks Deklarasi Pelajar Anti Radikalisme dibacakan tepat setelah pembacaan Undang-Undang Dasar 1945. Berikut ini kutipan lengkap teks deklarasi tersebut:

Deklarasi Pelajar Antiradikalisme

Pertama, kami pelajar Jawa Tengah menolak setiap gerakan radikalisme dalam bentuk apapun di seluruh penjuru nusantara, karena bertentangan dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Kedua, kami pelajar Jawa Tengah menolak segala bentuk kegiatan apapun yang berhubungan dengan gerakan radikalisme, khususnya ISIS, sebab bertentangan dengan nilai-nilai agama apapun, dan kemanusiaan.

Ketiga, kami pelajar Jawa Tengah menolak segala bentuk aksi kekerasan ekstremisme dan terorisme di bumi nusantara.

Keempat, kami pelajar Jawa Tengah siap meningkatkan kewaspadaan terhadap upaya dan usaha pembentukan dan penyebaran paham radikal, seperti ISIS, di lingkungan pendidikan

Kelima, kami pelajar Jawa Tengah berkomitmen menebarkan kasih sayang kepada semua pelajar dan masyarakat pada umumnya, serta mengajak dan memberikan inspirasi kepada generasi muda untuk menjadi agen perubahan bagi terwujudnya perdamaian, dan melakukan perubahan positif dalam lingkungan masing-masing, dan

Keenam, kami pelajar Jawa Tengah siap bekerja sama serta mendukung pemerintah, TNI dan Polri dalam menanggulangi dan memberantas gerakan radikalisme khususnya ISIS di seluruh bumi nusantara

Setelah teks deklarasi selesei dibacakan dan diikuti oleh semua peserta, Kapolda Jawa Tengah selaku pembina apel menyampaikan amanat kepada para peserta. Ia menghimbau para pelajar NU untuk selalu mewarisi semangat NU dalam mempertahankan NKRI, karena dalam sejarahnya NU selalu berupaya menangkal gerakan-gerakan radikalisme yang merongrong sendi-sendi keutuhan negara.

“Pada darah saudara mengalir darah untuk menegakkan NKRI, karena kalian adalah anak-anak muda NU yang mewarisi semangat juang leluhur NU. NKRI harga mati!,” paparnya dalam sesi amanat pembina upacara.

Penanaman semangat melawat radikalisme kepada para pelajar setidaknya akan mempersempit ruang terhadap paham dan ajaran yang berbau radikalisme. Seperti diketahui, kalangan pelajar  selama ini menjadi sasaran empuk penanaman bibit-bibit radikalisme berupa kebencian, ancaman dan teror terhadap Republik ini.

Sumber NU Online

Posted on 29 Februari 2016, in Agama, Pendidikan and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: