Dahsyatnya Narkoba! Cerita Di Balik Tertangkapnya Bupati Termuda Ogan Ilir

image

Serambimata.com – Narkoba benar-benar tak pandang bulu dalam memangsa korbannya. Tidak hanya anak muda dan kalangan artis, bahkan pejabat pentingpun tak luput dari sasaran barang haram tersebut. Hingga yang paling heboh saat ini adalah tertangkapnya Bupati Ogan Ilir Ahmad Wazir (AW) Nofiandi Mawardi karena mengkonsumsi narkoba. Tidak hanya karena ia dibobatkan sebagai bupati termuda tapi juga karena masih satu bulan menikmati jabatannya sebagai bupati.

Ada beberapa hal yang tak terduga seputar keterlibatan bupati AW di dunia narkoba. Hal itu terungkap setelah ia tertangkap BNN di kediamannya. Misalnya diketahui kalau AW menggunakan narkoba secara rutin setiap hari, bahkan pada saat pelantikan dirinya menjadi Bupati Ogan Ilir diduga kuat ia dalam pengaruh narkoba.

Salah satu kejadian lucu di balik penangkapan Bupati Ogan Ilir Ahmad Wazir (AW) Nofiandi Mawardi, Bupati termuda itu terlihat masih dalam pengaruh narkoba saat Badan Narkotika Nasional (BNN) merilis kasus penangkapannya, Senin (14/3/2016) sore.

Melihat kejadian tersebut, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso meminta wartawan tidak mendekati pria yang baru satu bulan menjadi bupati ini. “Sebaiknya jangan ditanya-tanya, masih dalam pengaruh narkoba. Masih teler. Tidak diborgol pun, kalau lari, tidak jauh. Masih on,” ujar Budi dalam jumpa pers di kantor BNN Pusat, Cawang, Senin (14/3/2016). Seperti dilansir Harian Terbit 

Selama jumpa pers, Nofi–Ahmad Wazir (AW) Nofiadi Mawardi–selalu menunduk, tatapannya terlihat kosong. Sesekali, terlihat sering cenger-cengir sendiri tanpa sebab.

Bupati Ogan Ilir AW Nofiadi ditangkap di kediamannya di Jalan Musyawarah III, Kelurahan Karanganyar Gandus, Minggu (13/3/2016) malam oleh BNN karena terlibat narkoba.

Pengintaian terhadap Nofi sudah dilakukan sejak tiga bulan oleh petugas BNN. Bahkan, saat pelantikan menjadi bupati, Nofi diketahui baru saja mengonsumsi narkoba.

“Lebih kurang selama tiga bulan sudah kami lihat. Pada waktu pelantikan saja, dia (Noviadi) itu habis pakai (narkoba berupa sabu). Jelas sekali wajahnya habis pakai,” ujar salah seorang petugas BNN pusat di Kantor BNNP Sumsel Jalan OPI Jakabaring, Palembang, Minggu (13/3/2016) malam.

Menurut sumber petugas BNN pusat ini, Nofiadi memakai narkoba jenis sabu secara rutin setiap hari. Sabu didapat melalui tetangga yang menjadi orang kepercayaannya. Polisi juga sudah memeriksa urine dari Nofiadi, dan ia terbukti positif mengonsumsi narkoba.

Posted on 15 Maret 2016, in Sosial and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: