NU Jangan Mau Jadi “Jongos” Wahabi dan Syi’ah

image

Serambimata.com – Kebesaran dan Kekuatan NU sebagai ormas Islam yang turut andil di dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan RI, tak jarang menjadi incaran kelompok tertentu sebagai pintu masuk untuk mengusik keutuhan NKRI. Oleh karena itu, Rais Syuriyah PBNU KH Masdar Farid Mas’udi meminta agar NU menjadi organisasi yang kuat dan kebal.

Dia mengatakan, di antara karakteristik yang melekat pada sebuah agama adalah munculnya berbagai perbedaan yang melahirkan setidaknya dua kelompok, yaitu tekstual dan yang mengedepankan tokoh.

“Dalam agama Islam kelompok tekstual diwakili oleh Wahabi dan kelompok tokoh diwakili Syi’ah, Sayidina Ali, Hasan, Husain dan seterusnya. Pemikiran kedua kelompok ini enggak bakal ketemu, enggak bakal nyambung sehingga terjadi konflik,” ungkapnya pada Pendidikan Kader NU di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada Sabtu (27/2)

Ia menambahkan, posisi Ahlussunah wal-Jamaah pada umumnya, dan NU pada khususnya, berada di antara kedua kelompok tersebut sehingga sangat disarankan kepada warga NU untuk tidak terjebak dan terlibat dalam konflik keduanya.

“Posisi NU moderat, strategis. Jangan terprovokasi oleh Wahabi atau Syi’ah. Jangan mau dipinjam Wahabi atau Syiah karena kalau sampai NU ngurusi konflik mereka, mereka akan senang, nanti NU yang akan dikeroyok,” tambahnya.

Untuk menyikapi konflik Wahabi -Syiah, sambung dia, bisa menggunakan teori kedokteran, yaitu teori patogin yang menyatakan bahwa di kanan-kiri tubuh kita banyak virus yang menyerang, virus-virus tersebut ada yang baik ada juga yang jahat.

“Apabila daya tahan tubuh kita baik, maka virus yang ada di kanan-kiri yang sebelumnya memusuhi akan menjadi bersahabat. Sebaliknya apabila daya tahan tubuh lemah, maka virus yang tadinya bersahabat akan menjadi musuh,” terangnya.

Begitu pun dengan Wahabi-Syiah, sikap NU mestinya adalah memperkuat antibody supaya kuat dan kebal sehingga dengan terlibat dalam konflik keduanya hanya akan menguras energi.

“Jangan mau jadi Jongos Wahabi untuk gebukin Syiah, jangan mau jadi jongos Syiah buat gebukin Wahabi. Itu namanya gebukin gratisan. Kita harus hemat energi,” tandasnya.

Posted on 14 April 2016, in Agama and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. Wahabi, NU dan Muhammadiah semua itu bukan Islam melainkan hanya suatu organisasi yg bergerak dibidang keagamaan yaitu agama Islam. Sahadat dan Al-Qur’annya sama. Beda dg Syiah dimana Sahadat org Syiah awalnya s/d ……Muhammadarasulullah itu sama, tapi di Syiah ada tambahan yg sangat panjang……dimana diakhirnya mengatakan sbb: Abu Bakar Sidik, Umar dan Sitiaisyah Penghuni Neraka. Begitu juga Al Qur’an nya lebih banyak krn ada tambahan lebih kurang 1/3 dari Al Qur’an nya yg kita kenal (Wahabi, NU dan Muhammadiah). Satu yang saya sedih umat islam terutama yg Wahabi, NU, Muhammadiah sering ribut saja urusan yg Hilafiah, marilah kita bersatu dan rukun, yg Subuh mau Kunut Silahkan, yg Tahyat akhir Telunjuknya gerak2 silahkan dst, kita berharap ibadah kita diterima Allah SWT amin. Dan hanya Allah yg tahu bahwa amal ibadah kita diterima atau tidak, dan janganlah merasa anda selalu benar sementara org lain salah begitu juga sebaliknya. Jadi Wahabi, NU dan Muhammadiah itu Sahadat dan Al-Qur’an nya sama, Tapi kalau dg SYIAH memang berbeda baik Syahadat maupun Al-Qur’annya. Saya bukan orang Wahabi, tapi saya mau pesan kepada org2 (NU atau Muhammadiah) yg membenci Wahabi marirah kita rukun. Dan biasanya kalau seseorang (si A) membenci org lain (si B), maka si A ini tdk akan mau berkunjung ke si B, jangankan berkunjung melihatnya saja mungkin Muak. Nah sekarang saya mau tanya : Apakah orang2 yg membenci Wahabi ini Pernah Naik Haji atau Umroh atau baru Akan Naik Haji atau Umroh? Kalau Jawabannya : TIDAK akan Naik Haji/Umroh, maka saya setuju anda Membenci Wahabi. Tapi Kalau Jawabannya : Sudah Naik Haji/Umroh atau Baru Akan Naik Haji/Umroh, Maka Pikirlah Bahwa Naik Haji/Umroh itu BAYARNYA MAHAL (Puluhan Juta rp), NUNGGUNYA LAMA (Bisa Tahunan), PERJALANANNYA JAUH (Ribuan Km), sampai ke MASJIDIL HARAM di MAKAH dan MASJID NABAWI di MADINA Semua IMAMNYA adalah WAHABI SEMUA Kok Mau Sholat Berjamaah disana IKUT IMAM WAHABI, Artinya Anda yg membenci Wahabi TIDAK SESUAI antara UCAPAN dg PERBUATAN, ARTINYA ANDA MANUSIA MUNAFIK.

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: