Meski Jadi Tontonan, Muslim Cina Laksanakan Sholat Idul Adha Dengan Khusuk

Serambimata.com – Meskipun masih menjadi kaum minoritas, muslim China tanpa rasa takut tetap menjalankan ibadah Sholat Idul Adha 1437 H di tengah kerumunan warga. Ketersediaan masjid yang tak sebanding dengan penduduk Muslim yang berkembang pesat di negeri Tirai Bambu tersebut membuat jamaah sholat Idul Adha tahun terpaksa sholat di jalan raya.

Kontan saja, sholat Idul Adha yang dilaksanakan di jalan raya dengan pengawalan ketat petugas kepolisian di sebuah jalan raya di Shanghai, China, Senin (12/9) menjadi tontonan warga non muslim yang ada di sekitar tempat tersebut. Namun demikian, kondisi tersebut sama sekali tak mengurangi kekhusu’an sholat Idul Adha kaum minoritas Muslim di China. 

Berikut foto-foto pelaksanaan sholat Idul Adha kaum minoritas muslim China dengan pengawalan ketat petugas kepolisian dan menjadi tontonan warga di sebuah jalan raya di Shanghai, China, Senin (12/9).

Petugas kepolisian dengan anjing pelacak mengawal ketat pelaksanaan sholat Idul Adha

Sholat Idul Adha menjadi tontonan warga

Aparat kepolisian China siap siaga

Sholat Idul Adha tetap khsusk meskipun di tengah kerumunan dan lalu lalang warga

Jamaah sholat Idul Adha Muslim China

Muslimah China, makin cantik dan bersahaja

Sebagaimana diketahui, China dikenal sebagai negeri komunis. Namun siapa sangka, di negara ini perkembangan umat Islam terus melaju. Hal itu dibuktikan dengan data masjid pada tahun 2010 yang mencapai 40.000 masjid. Lebih banyak daripada jumlah setahun sebelumnya yang mencapai 35.000 masjid. Saat itu, umat Islam di China berjumlah 23 juta orang.

Di provinsi Ningxia dengan populasi Muslim 2,25 juta dari total penduduk 6,3 juta, terdapat sekitar 3.700 masjid dan sekolah agama Islam.

Bahkan di Kashgar, salah satu kota di provinsi Xinjiang, nama toko, perkantoran, jalan dan penunjuk jalan menggunakan tiga bahasa sekaligus yakni bahasa Uyghur yang menggunakan bahasa Arab, bahasa Mandarin, dan bahasa Inggris.

Dari berbagai sumber

Posted on 13 September 2016, in Agama and tagged , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: