Iklan

Monthly Archives: Februari 2017

Dukung Muhibah Umat X, Kapolres Ikut Sebrangi Laut Kunjungi Se Macan dan Merak

KHR Ahmad Azaim Ibrahimy, Kapolres Situbondo, KHR Abdullah Faqih Gufron dan Pengurus DMI Situbondo di atas perahu menuju Merak


Serambimata.com – Dewan Masjid Indonesia (DMI) Situbondo kembali melanjutkan kegiatan menemui masyarakat yang tinggal di daerah pedalaman. Kegiatan yang bernama Muhibat Umat tersebut kali ini memilih daerah terpencil yang ada di pantai utara bagian timur Kabupaten Situbondo. Daerah itu meliputi, Se Macan, pedukuhan Merak, Sidodadi, Cotek, Bindung dan berakhir di Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo Situbondo. 

Rombongan Muhibah Umat X tersebut dilepas oleh Kapolres Situbondo, AKBP Sigit Dany Setiyono,SH,SIK,M.sc (ENG), didampingi Penasihat DMI Situbondo, KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy dan Ketua DMI Situbondo, KHR Abdullah Faqih Gufron di Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo Situbondo, Sabtu (25/02/2017) sekitar pukul 09.00 WIB.

Kapolres Situbondo didampingi KHR Ahmad Azaim dan Ketua DMI Situbondo melepas peserta Muhibah Umat X

Di hadapan sekitar seratus lima orang peserta Muhibah Umat, Kapolres Situbondo menyampaikan dukungan dan apresiasinya atas pelaksanaan Muhibah Umat yang dalam pandangannya sangat banyak memiliki banyak manfaat bagi masyarakat. Tidak hanya itu, menurut sosok muda yang baru bertugas beberapa hari di Situbondo itu, kegiatan Muhibah Umat merupakan bentuk sinergitas Polri bersama Ulama dalam rangka memberikan pencerahan kepada masyarakat terhadap ancaman-ancaman nyata seperti narkoba dan minuman keras serta paham radikalisme.

“Saya sangat mendukung dan mengapresiasi terhadap kegiatan ini serta berterima kasih kepada semua pihak terutama para Kyai dan Ulama yang mendukung program Polri, dengan keyakinan beribadah kepada Allah SWT semoga menjadi amal ibadah Kita bersama. Oleh karena itu saya pastikan untuk mendukung kegiatan seperti ini, hari ini dan seterusnya”, tegas Kapolres.

Sementara itu, Ketua DMI Situbondo, KHR Abdullah Faqih Gufron dalam sambutannya menyampaiakan, Muhibah Umat adalah kegiatan menyapa umat yang menjadi kegiatan rutin syiar agama. Sasaran utama kegiatan Muhibah Umat adalah daerah-daerah terpencil guna meneguhkan paham keagamaan Ahlus Sunnah wal Jama’ah serta membentengi akidah umat dari paham radikalisme dan paham menyimpang lainnya. Oleh karena itu sangat tepat kalau DMI Situbondo menggandeng aparat kepolisian sambil mensosialisikan Kamtibnas di tengah masyarakat. 
Usai dilepas, peserta Muhibah Umat yang terdiri dari para Kiai, Tokoh Agama, tokoh masyarakat, pasukan Pelopor, Banser, Satria (Santri Patriot Bangsa) dan alumni tersebut diangkut kendaraan roda empat menuju pantai Sidodadi, desa Sumberwaru untuk bersama-sama menyebrang menggunakan perahu ke ujung timur pedukuhan Merak yang dikenal dengan daerah se Macan. 
Setelah sekitar dua jam menempuh perjalan laut, Kiai Azaim dan Kapolres Situbondo yang ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut beserta seluruh peserta tiba di lokasi se Macan sekitar pukul 02.00 WIB. Dari daerah itulah kegiatan Muhibah dimulai, selain menemui warga secara langsung, juga mendatangi enam masjid yang tersebar di dusun Merak, Sidodadi, Sopet, Bindung termasuk masjid jamik Ibrahimy yang menjadi lokasi penutupan Muhibat Umat X. 
Dari masjid ke masjid itulah selain ditempuh dengan berjalan kaki hingga puluhan kilometer, juga diisi dengan kegiatan pengajian, pembinaan kemasjidan, penyuluhan Kamtibmas, pengobatan gratis, khitanan massal, penyerahan bantuan untuk masjid dan pemberian santunan kepada kaum dhu’afa dan faqir miskin. 


Kegiatan ditutup di masjid Jami’ Ibrahimy Sukorejo oleh KHR Ahmad Azaim Ibrahimy, Minggu (26/02/2017), sekitar pukul 22.00 WIB, dengan dihadiri sebagian santri dan masyarakat desa Sukorejo.
Sebelum menutup, Kiai  Azaim berharap agar rangkaian kegiatan Muhibah Umat ke-2 hingga ke-10 dilaksanakan sejak dua tahun lalu dapat benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dan seluruh peserta Muhibah Umat. Ia juga berharap Muhibah Umat kesepuluh yang menjadi kegiatan akhir dari Muhibah Umat tahap 1 dapat terus dilanjutkan ke tahap berikutnya dengan bentuk dan cara yang lebih efektif dan bermanfaat bagi masyarakat. (hans)

Penutupan Muhibah Umat X di Masjid Jami’ Ibrahimy Sukorejo dihadiri Kapolsek Kapolsek Banyuputih, Asembagus, Jangkar dan Arjasa

Iklan

Nasihat Kiai Azaim Kepada Para Guru dan Murid

KHR Ahmad Azaim Ibrahimy bersama Jama’ah Sholawat Bhenning

Serambimata.com – Seperti sebelum-sebelumnya, acara pengajian Sholawat Bhenning selalu dipenuhi oleh masyarakat yang ingin bersholawat bersama dan menyimak pesan-pesan menyejukkan Kiai muda bersahaja, KHR Ahmad Azaim Ibrahimy. Antusiasme masyarakat terhadap cara Dakwah cucu KHR. Asad Syamsul Arifin itu semakin lama semakin besar, hal itu terlihat dari makin banyaknya masyarakat yang berbondong-bondong hendak mengikuti pengajian yang digagas sekitar dua tahun terakhir ini. Read the rest of this entry

PBNU Pasang Badan Hadapi Freepot, Ansor Siaga Satu

pbnu-ansor

Serambimata.com – Langkah berani dan penuh resiko yang diambil pemerintah dalam menghadapi kisruh PT Freeport Indonesia  mendapat dukungan dari Ormas Islam terbesar di Indonesia Nahdlatul Ulama (NU) dan ormas sayapnya, Ansor. Keduanya menyatakan kesiapaannya mendukung pemerintah dalam melawan Freeport.

Read the rest of this entry

KH. Ma’ruf Amin, FPI dan GNPF-MUI Tak Ikut-ikut Aksi 212, Lho Kok? 

Serambimata.com –  Selasa besok, 21 Februari 2017 untuk yang kesekian kalinya aksi dengan mengatasnamakan Islam kembali akan digelar. Kali ini dengan nama yang sama dengan aksi sebelumnya, yakni aksi 212 akan Aksi menggeruduk gedung Dewan Perwakilan Rakyat pada 21 Februari 2017. 

Read the rest of this entry

5 Nasihat Gus Mus Kepada Para Pengguna Sosmed

gus-mus-satuislam

KH. Musthofa Bisri (Gus Mus)

Serambimata.com – Apa yang tidak ada di dunia yang satu ini?, mulai dari hal-hal remeh-temeh hingga persoalan yang besar segalanya tersedia dan semua kalangan bisa menikmatinya dengan mudah serta murah. Dunia itu bernama ‘sosmed’ alias Sosial Media, media yang disebut oleh KH Mustofa Bisri  bagaikan dunia belantara. Di dalamnya tidak hanya dihuni manusia-menusia berbudi tapi juga penuh dengan makhluk-makhluk palsu yang tidak bertanggung jawab.

Read the rest of this entry