Iklan

HTI Situbondo Catut Foto Tanpa Ijin, Ini Penjelasan Kiai Azaim

KHR Ahmad Azaim Ibrahimy dan semangat nasionalisme menjaga keutuhan NKRI (foto: NU_Online)

Serambimata.com – Sebuah group facebook yang diduga milik komunitas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Situbondo mengunggah foto KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy saat mengikuti Napak Tilas Perjuangan KHR As’ad Syamsul Arifin beberapa waktu lalu. 

Di akun facebook bernama ‘Situbondo Rindu Syari’ah tersebut selain menampikan foto Kiai Azaim dan peserta napak tilas juga tertulis :

“Galery Napak Tilas Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo.

*KHR. Azaim Ibrahimy* selaku pengasuh, di kawal oleh para tokoh dan santri. Tak ketinggalan pula disana Berkibar Panji serta Bendera Rasulullah SAW yaitu Al Liwa dan Ar Rayah.

Masyaa Allah. 

Pemandangan yg amat mengharukan.

Allahu Akbar!
Ummat Islam Bersatu!!!  Kemenangan bagi ummat Islam”

Dari pesan tersebut sepertinya penulis hendak menggiring pembaca kalau Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah menggunakan bendera Al Liwa dan Ar rawah yang identik dengan bendera HTI pada momentum kegiatan Napak Tilas Kiai As’ad Bondowoso – Sukorejo beberapa waktu lalu. 

Diambil dari group yang diduga milik komunitas HTI Situbondo

Atas unggahan tersebut, cucu Pahlawan Nasional KHR As’ad Syamsul Arifin itu menjelaskan bahwa secara pribadi dirinta tidak ada kaitannya dengan HTI, termasuk kegiatan napak tilas dan bendera yang digunakan pada acara tersebut. 

“tidak ada kaitan saya pribadi, kegiatan napak tilas dan pengibaran bendera itu dengan HTI sama sekali” Tegas Kiai Azaim saat Serambimata melakukan tabayyun perihal pencatutan foto dirinya. 

Terkait dengan bendera yang dikenal dengan bendera Rasulullah Al Liwa’ dan Ar Royah yang dikibarkan pada acara tersebut, lulusan Pesantren Haramain Mekkah itu menjelaskan kalau bendera tersebut seharusnya dijadikan simbol pemersatu umat Islam bukan pemecah belah. 

” Liwa’ dan Royah Rasulullah seharusnya menyatukan antar gerakan di tubuh ummat Islam, jangan sampai menjadi pemicu pecah belah, apalagi mengkafirkan saudaranya!”, tambah Kiai Azaim. 

Halaman Group “Situbondo Rindu Syari’ah”

Kiai muda kharismatik itu tampak keberatan dengan konsep khilafah yang disusung HTI, hal itu terungkap ketika ditanya soal ideologi mereka yang selama ini tak henti disuarakan. 

“Ini bukan soal benderanya, tetapi HTI dan konsep khilafah serta kedekatannya dengan pemikiran muktazilah”, pungkas Kiai Azaim dengan singkat. 

Kabar pencatutan foto Kiai Azaim di akun komunitas facebook yang diduga dikelola HTI Situbondo itu bemula dari laporan beberapa netizen kepada Serambimata. Mereka mempertanyakan munculnya foto napak tilas Kiai Azaim pada group Situbondo rindu syari’ah tersebut. (Hans)

Iklan

Posted on 30 April 2017, in Politik and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: