Iklan

Lounching 3 Buku, Sholawat Bhenning, Teater Toleransi dan Al Badar pada Reuni Alumni

Serambimata.com – Reuni Alumni dalam rangka Haul Majemuk para Masyayikh dan Keluarga Besar Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo Situbondo akan menjadi momen yang sangat istimewa. Tidak hanya menjadi ajang temu kangen para alumni yang datang dari berbagai pelosok nusantara tapi juga menjadi kesempatan untuk mengikuti peluncurkan tiga buku karya pengasuh dan santri Pondok Pesantren yang didirikan KH. Syamsul Arifin itu.

Ketiga buku yang akan dilounching pada malam Reuni, Jumat (02/01/2018) itu masing-masing Syarah Ako’id Saeket karya santri Ma’had Aly, Kiai Fawaid As’ad ( Kepribadian, Pemikiran dan Prilaku Politik) karya KHR Ahmad Azaim Ibrahimy dan Syamsul A Hasan serta Buku berjudul Membangun Nalar Islam Moderat karya KH. Afifuddin Muhajir.

Bahkan salah satu judul buku yang akan diluncurkan dipilih menjadi tema reuni alumni yakni “Aqoid Saeket, Aqidana Santre Sokarajjheh, Seratanna Keae Syamsul Sareng Keae Asa’d” (Aqoid lima puluh, aqidahnya santri Sukorejo, karya Kiai Syamsul dan Kiai As’ad).

Selain peluncuran buku, malam reuni juga akan dimeriahkan oleh nasyid Jam’iyah Sholawat Bhenning dan Teater Toleransi, selain pembacaan Ratibul Haddad, Tahlil dan Qosidah Istighotsah serta taujihad dan curhat bersama Pengasuh, KHR Ahmad Azaim Ibrahimy sebagaimana tradisi pada reuni tahun lalu.

Sebelumya, pada Jumat sore, rombongan alumni yang datang dari berbagai daerah di Indonesia akan disambut langsung oleh Pengasuh, Keluarga Besar Pesantren Sukorejo, Pengurus Pesantren dan Musik Islami Al Badar di halaman SMK Ibrahimy, sebelum bersama-sama menikmati ghulungan dan berbagi bersama antar sesama alumni.

Sekretaris Ikatan Santri dan Alumni Salafiyah Syafiiyah (IKSASS) Pusat, Sunardi Muhib berharap agar alumni kompak untuk hadir dalam acara Reuni dan Haul Majemuk.

“Dawuh Kyai Fawaid, bahwa momentum untuk alumni adalah saat reuni dan Haul Majemuk. Oleh karena itu mohon kekompakan seluruh alumni untuk hadir”, harap Sunardi.

Menurut Sunardi ada tiga alasan mengapa Reuni Alumni penting terutama bagi para alumni, yakni. Pertama, reuni sebagai momentum utk meneguhkam dan menumbuhkan nilai-nilai silaturrahim dan membangun jaringan bersama antara daerah. Kedua, mengingatkan kembali pada masa kita menjadi santri tentu tidak hanya tentang pada proses belajar mengajar tapi nilai-nilai kesantrian yg menjunjung tinggi moralitas walau kita berbeda daerah, suku dan ras.
Ketiga, alumni harus memposisikan Pesantren dan IKSASS sebagai lembaga Dakwah, Pendidikan dan Sosial dengan segala dimensinya. (Hans)

Iklan

About serambimata

Terus menulis

Posted on 1 Februari 2018, in Budaya and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: