Iklan

Ariyanto, Pria yang Lari Mengejar Sang Idola Akhirnya Sampai ke Istana

Serambimata.com – Masih ingat dengan Ariyanto, pemuda desa yang nekat berlari mengejar Presiden Jokowi yang diidolakannya dengan tanpa alas kaki bahkan bertelanjang dada. Pria berusia 19 tahun itu membuat banyak netizen terharu bahkan terkagum-kagum akan keberaniannya tanpa takut terjatuh, tertabrak bahkan tak kawatir dengan para pengawal sang Presiden di sekitarnya.

Ariyanto bukanlah pemuda terkenal apalagi pejabat publik, dia hanyalah seorang warga biasa yang berkeinginan menemui sang presiden yang diam-diam menjadi idolanya. Bahkan ketika ia tahu bahwa Presiden akan lewat di jalan depan rumahnya, ia telah menyusun rencana untuk dapat bertemu sang idola, bersalaman dan ingin memeluknya.

Tak disangka, keinginan itu ia benar-benar diwujudkan. Saat itu ia duduk di depan rumahnya. Kemudian ada rombongan Jokowi lewat, sontak saja ia langsung lari mengejar Jokowi dengan maksud ingin bersalaman dan memeluk sang presiden. Tanpa adanya rasa takut tertabrak kendaraan, dia lari dengan girangnya berusaha menyentuh tangan Presiden yang ia sudah nantikan dari pagi.

Meskipun keinginan Ariyanto itu tak kesampaian, tak sedikitpun diwajahnya menyiratkan kekecewaan. Justru kepada sang presiden, ia menyampaikan doa agar selalu sukses dan jaya, serta berharap kapan-kapan sang idola mampir dan mengunjungi daerahnya kembali.

Tapi nampaknya Ariyanto tak perlu lama-lama menunggu Presiden Jokowi datang lagi ke desanya untuk sekedar dapat bertemu kembali dengan Presiden. Karena atas undangan Istana, pada Rabu (11/04/2018) akhirnya dia berkunjung ke Istana Negara di Jakarta. Keluarganya yang menemani mengirimkan sejumlah foto Ariyanto disaat berada di Istana Negara. Dia datang ke Istana untuk bertemu dengan idolanya, Presiden Joko Widodo.

Tidak cukup sampai disitu, malamnya Ariyanto juga mendapat bonus tiket khusus tambahan untuk dia pribadi di acara salah satu televisi swasta, Hitam Putih namanya, Ariyanto menjadi tamu dalam acara tersebut karena aksinya

Ariyanto yang menggunakan kaos bertuliskan #Jokowi Momotoran, nampak tegang tampil di depan kamera apalagi acara tersebut disiarkan secara live. Secara lucu Ariyanto melakukan adegan ulang saat mengejar Presiden tersebut.

Ariyanto bergaya di taman Istana Kepresidenan (foto: seword)

Menggunakan kemeja kotak-kotak, Ariyanto dengan jari salam dua periode (foto: seword)

Sesi wawancara Ariyanto dengan reporter televisi (foto: seword)

Ariyanto pemuda desa asal Palabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat menjadi viral di dunia maya berkat aksi nekatnya mengejar Presiden Jokowi saat tour menggunakan motor Chopper. Tidak hanya jadi terkenal, ia juga ketiban rejeki dengan diundang ke Istana Negara di Jakarta.

Ariyanto dan Presiden Jokowi menjadi sosok unik, sama-sama berasal desa, yang satu rakyat biasa yang begitu mencintai pemimpinnya, sedangkan yang lainnya adalah seorang pemimpin sederhana yang juga mencintai rakyatnya di tengah kesungguhannya bekerja untuk bangsa dan rakyatnya.

Ada yang bilang, pemandangan seperti tak pernah terjadi di zaman dahulu. Saat itu tidak akan kesempatan berlari seenak sendiri. Bila dilakukan maka ia akan dicurigai sedang mengincar Presiden untuk sebuah niat jahat? Jangan coba-coba menerapkan hal itu pada zaman ORBA, siapapun itu mungkin hanya tinggal nama karena dianggap membahayakan pemimpin negara. Protokol zaman old ama zaman now, memang sangat berbeda!

Herannya, kejadian alami seperti yang dilakukan Ariyanto itu masih aja dikomentari buruk sama mereka, dibilang pencitraanlah, dibilang settinganlah, karena ketidak sukaannya pada sang Presiden yang sedang berkuasa.

Ariyanto adalah salah satu pemuda beruntung diantara jutaan rakyat Indonesia. Tapi bukan tidak mungkin akan ada Ariyanto-ariyanto yang lain yang begitu mencintai pemimpinnya dan bisa juga bertemu sang Presiden di Istana, di pasar, di sawah, di keramaian, bahkan di rumahnya.

Pak Jokowi memang istimewa. Enggak hanya sikap sederhananya, tapi juga sosok pemimpin yang sangat mencintai rakyatnya, sehingga sangatlah wajar ketika rakyat juga sangat mencintai Jokowi. Kita sebagai rakyat harus bangga karena memiliki Presiden yang benar-benar mencintai bangsa dan negaranya. Presiden yang mau bekerja keras untuk menyejahterakan rakyatnya. Bukan dengan teori atau slogan saja, namun terjun ke lapangan melihat langsung keinginan rakyatnya. Agar cita-cita luhur membangun Indonesia terwujud.

(Data diolah dari seword.com)

Iklan

About serambimata

Terus menulis

Posted on 12 April 2018, in Politik and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: