Iklan

Ta’mir Masjid se Situbondo Deklarasi Tolak Politisasi Masjid

Deklarasi tolak politisasi Masjid

Serambimata.com – Sejumlah pengurus ta’mir masjid dari beberapa masjid se kabupaten Situbondo malakukan deklarasi tolak politisasi masjid. Deklarasi tersebut dilaksanakan di Masjid Al Askar Polres Situbondo, sebelum pelaksanaan i’tikaf dan sholat tasbih berjamaah yang digelar Dewan Masjid Indonesia (DMI) Situbondo bekerja Polres Situbondo, Selasa dini hari (12/06/2018).

Sambil membentangkan spanduk bertuliskan” menolak politisasi masjid sebagai upaya mengembalikan fungsi masjid dan merawat NKRI” para perwakilan ta’mir masjid bersama-sama menyuarakan penolakan adanya politisasi masjid.

Kapolres Situbondo, AKBP Awan Hariyono, SH, SIK, MH, dalam sambutannya menyampaikan Polres Situbondo sangat mendukung program apapun yang dapat bersinergi dengan polres Situbondo termasuk kegiatan keagamaan seperti i’tikaf dan sholat tasbih.

“Polisi hanya berikhtiar tapi yang lebih penting adalah terus berdoa kepada Allah, bersholawat dan kegiatan-kegiatan keagamaan lainnya yang digagas DMI Situbondo karena semua atas kehendak dan kuasa Allah swt”, kata pria yang baru beberapa bulan bertugas di kota santri Situbondo.

Sementara itu, Ketua DMI Kabupaten Situbondo, KHR Abdullah Faqih Gufron mengharapkan masjid harus menjadi pemersatu umat sebagaimana pada masa Rasulullah swr bukan justru menjadi pemecah belah umat.

“Tiga puluh tahun yang lalu, banyak dijumpahi masjid justru mendi tempat pemecah belah umat. Hanya karena perbedaan antar ta’mir lalu mendirikan masjid sendiri. Sekarang tidak boleh terjadi, masjid harus dikembalikan kepada fungsinya sebagai tempat ibadah, pendidikan dan pemersatu umat seperti yang telah dicontohkan Rasulullah SAW”, harap pengasuh Pondok Pesantren Tanjungrejo Mangaran itu.

Usai deklarasi, acara dilanjutkan dengan i’tikaf, istighotsah dan Sholat Tasbih yang dipimpin langsung oleh penasihat DMI Situbondo, KHR Ahmad Azaim Ibrahimy sebelum akhirnya ditutup dengan sahur bersama di halaman Mapolres Situbondo.

Sebelumnya di tempat yang sama, Kepolisian Resort Situbondo menggelar acara bersholawat dalam rangka peringatan malam Nuzulul Qur’an dan memeringati Hari Bhayangkara ke-72 bersama Jam’iyah Sholawat Bhenning. Kegiatan yang bertajuk Situbondo Bersholawat untuk Negeri tersebut dihadiri ribuan masyarakat, santri, Bhenning Mania, Bupati Situbondo, Kapolres Situbondo, Dandim 0823, TNI, Polri, para Ulama, Habaib, Kyai dan ibu-ibu Nyai.

KHR Ahmad Azaim Ibrahimy, Kapolres dan Wakapolres Situbondo, Bupati Situbondo, Dandim 0823, para Kiai dan Habaib

KHR Ahmad Azaim Ibrahimy dalam ceramahnya yang diselingi senandung qosidah puji-pujian oleh Jam’iyah Sholawat Bhenning berpesan, dengan bersholawat diharapkan bangsa Indonesia diberikan keselamatan dunia dan akhirat serta mengajak seluruh masyarakat meneladani akhlak Nabi yaitu mencintai bangsanya.

“Nabi Muhammad saw terlahir sebagai orang Arab, di negeri Arab dan bagian dari bangsa Arab. Karena itu beliau mengingatkan kepada kita, cintailah Arab karena baliau. Ini menunjukkan bahwa kita harus mencintai negeri kita, bangsa kita Indonesia. Jadilah bangsa yang mencintai negerinya dimana ia telah menjadi sejadah kita, tempat ibadah kita, tempat hidup kita bahkan tempat mati kita”, pesan Kiai Azaim. (Hans)

Iklan

About serambimata

Terus menulis

Posted on 12 Juni 2018, in Agama and tagged , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: