Iklan

Maksud hati Meraih Simpati Emak-emak dan Milenial, Prabowo-Uno Justru Kalah di Segmen ini

Serambimata.com – Salah satu alasan Prabowo memilih Sandiaga Uno sebagai wakilnya adalah untuk merebut simpati kaum ibu-ibu (emak-emak) dan kelompok milenial. Sayangnya upaya tersebut ternyata tak manjur. Bahkan slogan ‘partai emak-emak’ oleh Sandiaga Uno ketika pidato pasca pendaftaran di KPU nampaknya belum berpengaruh signifikan.

Hal itu terlihat dari hasil survei terbaru Lingkaran Survei Indikator (LSI) Denny JA yang dirilis pada Selasa (21/8/2018). Dalam survei tersebut, kaum ibu-ibu dan kelompok milenial lebih banyak memilih Pasangan Capres-Cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin ketimbang Prabowo-Sandiaga Uno.

Artinya meskipun Cawapres Jokowi KH. Ma’ruf Amin sejak awal dinilai tak akan mampu merebut suara ibu-ibu karena kubu lawan memiliki cawapres yang tampan dan muda, namun dukungan segmen perempuan kepada Jokowi-Ma’ruf justru unggul hingga mencapai 50,2 persen. Sementara dukungan kepada Prabowo-Sandiaga hanya 30 persen.

Hal itu menunjukkan, meskipun ada efek dorong Sandiaga tapi belum mampu membuat pemilih perempuan alias emak-emak untuk lebih condong ke Prabowo ketimbang ke Jokowi.

Dalam survey LSI tersebut jumlah populasi perempuan mencapai 50 persen dari responden yang berjumlah 1.200 orang.

Tak hanya emak-emak, Ma’ruf Amin juga mengungguli Sandiaga di segmen pemilih milenial atau rentang usia 20-39 tahun.

Dari 1.200 responden survei, sebanyak 41,4 persen di antaranya merupakan populasi generasi milenial dengan rentang waktu 20-39 tahun. Dari jumlah populasi milenial, 44 persen memilih Ma’ruf Amin. Sedangkan yang memilih Sandiaga Uno sebanyak 34 persen. Adapun 22 persen tidak memilih.

Seperti diketahui, survei terbaru Lingkaran Survei Indikator (LSI) Denny JA mengungkapkan, pasangan Jokowi-Ma’ruf telah mencapai magic number di atas 50 persen. Pasangan tersebut dipilih oleh 52,2 persen responden.

Sementara elektabilitas Prabowo-Sandiaga 29,5 Persen. Adapun responden yang tidak menjawab mencapai 18,3 persen.

Dari enam kantong pemilih yang dianggap penting, Jokowi-Ma’ruf Amin unggul di lima kantong pemilih.

Sementara Prabowo-Sandiaga Uno hanya unggul di satu kantong pemilih.

Jokowi-Ma’ruf unggul pada pemilih Muslim, pemilih non-Muslim, masyarakat ekonomi rendah, perempuan, dan milenial.
Sementara itu, Prabowo-Sandiaga Uno hanya unggul di kantong pemilih kaum terpelajar.

Survei LSI Denny JA dilakukan pada 12-19 Agustus 2018. Metode yang digunakan multistage random sampling di 34 provinsi.

Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka menggunakan kuesioner kepada responden sebanyak 1.200 orang. Adapun margin of error survei LSI Denny JA tersebut 2,9 persen.

Iklan

About serambimata

Terus menulis

Posted on 24 Agustus 2018, in Politik and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: