Category Archives: Politik

Ibu Khofifah dan Pemimpin Situbondo yang Dirindukan

Serambimata.com – Pada pilkada Jawa Timur yang lalu Ibu Khofifah Indarparawansa berhasil terpilih sebagai Gubernur Jawa Timur setelah mengalahkan pesaingnya Gus Ipul di beberapa kabupaten/kota di Jawa Timur.

Read the rest of this entry

Paguyuban Pedagang Sukorejo Klarifikasi Terkait Pertemuan dengan Wabup H. Yoyok

Peguyuban pedagang Sukorejo saat lakukan pertemuan (insert: ketua peguyuban Ainur Ridho)

Serambimata.com – Keberatan pertemuannya dengan Wakil Bupati H. Yoyok Mulyadi dipelintir, paguyuban pedagang desa Sukorejo lakukan klarifikasi. Melalui ketuanya, Ainur Ridlo, menegaskan bahwa pertemuan yang digelar di Istana lele beberapa waktu lalu tidak ada hubungannya dengan pedagang sekitar pesantren Sukorejo apalagi dikait-kaitkan dengan dukung-mendukung terhadap bakal calon Bupati tertentu.

Read the rest of this entry

Naskah Lengkap Sikap PBNU Terhadap RUU HIP

Sikap PBNU Terhadap RUU HIP
PERKUAT PANCASILA SEBAGAI KONSENSUS KEBANGSAAN

بسم الله الرحمن الرحيم

Setelah melakukan pengkajian mendalam terhadap Naskah Akademik, rumusan draft RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) dan Catatan Rapat Badan Legislasi DPR RI Dalam Pengambilan Keputusan atas Penyusunan RUU HIP tanggal 22 April 2020, serta mencermati dengan seksama dinamika yang berkembang di masyarakat, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) perlu menyampaikan hal-hal sebagai berikut:

Read the rest of this entry

Ceramah di Kantor PBNU, Kiai Azaim Tegaskan NU Jadi Pengayom Masyarakat

Serambimata.com – Melalui siaran live streaming oleh akun youtube nu.online, acara Istghatsah Kubro dan Ijazah Kubro yang diselenggarakan oleh PB LDNU di kantor PBNU itu, dapat di diikuti oleh seluruh warga nahdhiliyin. Yang istimewa, selain dihadiri oleh Ketua Umum PBNU KH. Said Agiel Siroj acara tersebut juga dihadiri KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy, Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo. Bahkan, cucu Kiai As’ad itu menjadi penceramah pada acara tersebut.

Read the rest of this entry

Sanksi Berat Bagi PNS Penyebar Ujaran Kebencian dan Hoax di Medsos

Serambimata.com – Tidak semua orang bisa menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), lebih-lebih di era pemerintahan Jokowi, selain harus bersaing dengan ribuan orang yang berebut menjadi PNS, juga harus melalui tes ketat dan tahapan yang tak mudah. Tidak hanya itu, ikrar dan sumpah setia pada negara harus dilakukan sebagai persyaratan untuk diterima sebagai abdi negara. Karena itu bila dijumpahi PNS yang melakukan perbuatan yang melanggar disiplin seperti membuat dan menyebarkan kabar hoax dan ujaran kebencian yang mengandung unsur Suku, Agama, Ras dan Agama (SARA).

Read the rest of this entry