Iklan

Category Archives: Politik

Survey ini Ungkap Seberapa Kuat Gerakan #2019GantiPresiden

ublik atau 55,5 persen responden menginginkan Jokowi kembali menjadi presiden pada periode

Serambimata.com – Gerakan tagar #2019GantiPresiden booming dan selalu menjadi topik hangat di berbagai media. Gerakan ini masif dilakukan oleh kelompok masyarakat yang menghendaki agar pada pemilu pemilihan presiden tahun 2019 nanti tak lagi memilih Joko Widodo dan menggantikannya yang lain. Lalu, seberapa besar kekuatan gerakan mereka dalam mempengaruhi masyarakat agar tak memilih capres incumbent. Benarkah sebagian besar rakyat benar-benar ingin mengganti Jokiwi sebagaimana klaim mereka sejauh ini?

Read the rest of this entry

Iklan

Kiai Azaim Klarifikasi Soal Pencantuman Namanya di 200 Mubaligh Rekomendasi Kemenag

KHR Ahmad Azaim Ibrahimy

Serambimata.com – KHR Ahmad Azaim Ibrahimy mengklarifikasi pencantuman nama dirinya di dalam daftar nama 200 Muballigh yang direkomendasi Menteri Agama. Sikap tersebut ia ungkapkan saat dimintai tanggapan soal kemunculan namanya dalam rilis yang dikeluarkan kemenag, Jumat (18/15/2018) tentang 200 Mubaligh yan terekomendasi. Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo Situbondo itu menuturkan bahwa sejak awal dirinya tidak tahu menahu soal pencantuman namanya pada list tersebut.

Read the rest of this entry

Kementrian Agama Rilis 200 Daftar Muballigh Rekomended, Ini Kreterianya

Serambimata.com – Akhirnya Kementerian Agama RI merilis 200 daftar nama Muballigh direkomendasikan dapat mengisi kegiatan kegamaan secara berkualitas terutama di bulan Ramadhan. Nama-nama tersebut dirilis untuk merespon permintaan masyarakat yang menginginkan agar kementerian Agama mengeluarkan nama-nama muballigh yang memenuhi kreteria.

Read the rest of this entry

Santri Berpeci Digeledah Polisi Berakhir Selfi, Masih Jadi Gorengan

Serambimata.com – Video seorang santri berpeci yang digeledah brimob tersebar di media sosial. Video tersebut langsung viral dengan caption beragam, menggiring kesan seakan-akan tindakan tegas aparat itu merupakan intimidasi. Yang terjadi berikut, caption-caption tersebut langsung ditelan mentah-mentah oleh sebagian netizen sehingga tak urung berbagai cacian dan umpatan dialamatkan kepada para petugas Brimob yang berusaha waspada dan memastikan keamanan dan keselamatan orang lain di tengah maraknya aksi teror beberapa hari belakangan ini.

Adalah Zaqi Saputra salah seorang santri Pondok Pesantren Al Hidayah, Prapak Kranggan Temanggung, Jawa Tengahasuhan KH. M. Furqon Masyhuri (Gus Furqon) yang juga Ketua Tanfiziyah PCNU Temanggung. Zaqi Saputra merupakan santri NU tulen yang dikenal sebagai santri yang rajin dan mandiri. Ia berasal dari Tebing Tinggi Sumatera Selatan. Karena tidak ada bekal dari keluarganya, ia pamit kepada Pengasuh pesantren tidak untuk pulang ke rumahnya melainkan silaturrahim kepada Ibu tirinya yang tinggal di Kalimantan Tengah.

Usai sholat isya’ di Simpang Lima, Zaqi mencari makan di angkringan. Ketika keluar dari makan malam, ia dikejutkan oleh Razia dari kepolisian terkait aksi terorisme yang saat ini lagi memanas diberbagai daerah. Santri berpeci dengan barang bawaan dibungkus kardus dan tas gendong itupun tak luput dari pemeriksaan.

Pada video itu memang si Zaqi terlihat marah-marah sebab dirinya tidak merasa hendak meneror dan tidak membawa barang apapun untuk meneror. Petugas Brimob juga terlihat tegas dalam pemeriksaannya demi menjalankan tugas dan sebagai bentuk sikap waspada. Sementara si Santri marah karena tidak merasa membawa barang-barang berbahaya tapi dipaksa membuka segala yang dibawa. Sikap yang wajar ditunjukkan oleh keduanya.

Sayangnya video pemeriksaan dan penggeledahan digoreng oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab dengan tanpa menyertakan foto selfie berdua santri dan polisi yang dilakukan usai pemeriksaan. Ditambah dengan kata-kata pengantar dan caption yang menggiring kesan seakan-akan itu merupakan intimidasi, berikut contoh caption yang disebar :

Padahal setelah kejadian tersebut, antara santri dan brimob baik-baik saja, bahkan keduanya sempat berselfie.

Zaqi dan Brimob saat selfie

Beruntung masih banyak netizen yang tidak terpengaruh dengan caption yang beraroma tendensius untuk menyudutkan institusi Polri tersebut bahkan mengaku dapat dapat memahami kenapa anggota Brimob yang sedang bertugas menggeladah Zaqi.

‚ÄĚKami sangat mafhum dan memaklumi ketika anak itu digeledah karna yang dia tenteng adalah kardus dan tas ransel yang semua adalah berisi bekal dan pakaian, iba rasanya melihat peristiwa itu tapi kami sangat yakin dibalik semua itu ada hikmah yg tersembunyi, dan nyata setelah kejadian itu Zaqi dan pihak kepolisian sudah saling memaafkan dan berangkulan bahkan Zaqi difasilitasi sedikit ongkos buat bekal dia diperjalanan, kami mengapresiasi tugas polisi atas peristiwa ini dan kamipun sangat yakin bahwa santri kami sangat cinta NKRI karna kami selalu membekali kepada para santri untuk terus menjaga keutuhan keharmonisan negri tercinta ini dengan jargon hubbul wathon minal iman. Kami berharap kesalah fahaman ini tidak perlu dibesar-besarkan karena yang kami takutkan gorengan dari pihak-pihak yang ingin memanfaatkan situasi ini”, tulis seorang netizen di akun facebook pribadinya.

Santri dididik dan dibesarkan untuk mencintai agama, Pancasila dan NKRI.

Hasil 5 Lembaga Survei tentang Tren Elektabilitas Jokowi vs Prabowo

Serambimata.com – Beberapa lembaga survei secara berkala terus melakukan survei untuk mengetahui elektabilitas Joko Widodo ( Jokowi ) dan Prabowo Subianto sebagai kandidat capres di Pilpres 2019. Ada lima lembaga survei yang selalu menjadi rujukan untuk memetakan seberapa besar dukungan rakyat terhadap masing-masing kandidat.

Read the rest of this entry