Iklan

Arsip Blog

Sadar Dirinya Awam Soal Islam Nusantara, Usai Memfitnah Langsung Minta Maaf

Serambimata.com – Menyoal Islam NUsantaranya NU kembali mengemuka, isu lama seperti bacaan Al Qur’an dengan lenggam jawa, Isu NU anti Arab, liberal hingga soal bid’ah-bid’ahkan diviralkan kembali di sosial media. Bahkan digagasnya senam NUsantara hingga menuding sebuah video tentang pelatihan sholat berbahasa Indonesia sebagai sholatnya Islam NUsantara sengaja diunggah untuk menyerang dan mengesankan kalau video tersebut adalah sholatnya orang NU. Padahal video itu adalah video lama tentang tutorial sholat yang sengaja diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia agar orang-orang yang menyaksikannya dapat memahami arti bacaan dalam Sholat.

Read the rest of this entry

Iklan

Heboh Telor Palsu! Ternyata Hoax, ini Resiko Bagi yang Menyebarkannya

Serambimata.com – Kabar viral tentang beredarnya telor palsu tiba-tiba menghebohkan jagat maya. Para konsumen jadi ketar-ketir untuk membeli dan mengkonsumi telor yang selama ini menjadi menu sehari-hari. Tidak hanya itu, para peternak dan penjual telor resah karena kabar itu pasti akan berakibat pada sepinya pembeli. Dan bila dibiarkan, jutaan anak terancam kekurangan asupan gizi yang baik.

Read the rest of this entry

Hoax! Banser Dituduh Akan Habisi HRS, Ini yang Sebenarnya

Serambimata.com – Dunia media sosial (medsos) makin memanas bukan karena kabar hoax yang sedang marak atau terciduknya sejumlah pelaku penyebar kabar hoax dan ujaran kebencian oleh pihak berwajib. Tapi juga beredarnya video seorang Kiai yang sedang ceramah di hadapan Banser dengan nada agak keras. Video tersebut diketahui merupakan salah satu acara Banser di Wonosobo yang diisi oleh KH Muhammad Billy Abbas Cirebon.

Yang mengkhawatirkan, video tersebut digoreng dan diberi caption-caption yang menyatakan Banser siap menghabisi Habib Rizieq Syihab (HRS), padahal hal itu adalah hoax.

Berdasarkan penelusuran yang dilakukan Sabtu (03/03/2018) pukul 21.05 WIB sebagaimana dikutip dari Dutaislam.com, beberapa akun WA, Facebook, dan Youtube telah menyebarkan video tersebut dengan caption fitnah dan memprovokasi seperti screenshot berikut:

Padahal dalam kutipan video tersebut berbunyi seperti ini: “untuk mereka-mereka yang menghancurkan Indonesia dan Islam ini, di bumi Wonosobo, jangan berikan kesempatan sedikitpun…. begini adalah Syetan dan Iblis…. ini akan memunculkan permusuhan antar manusia, permusuhan antar Indonesia, ini Syetan dan Iblis ……… jangankan HTI, jangankan FPI, jangankan yang lainnya, apapun, yang menjelek-jelekkan para ulama, menghancurkan Indonesia, menghancurkan para ulama, jelek-jelekkan Kiai, Banser harus bergerak atas nama Allah dan Rasulullah….”

Bila diamati dengan cermat, akan terlihat sangat berbeda dengan beberapa caption yang selama ini sengaja disebar di medsos. Akibatnya tak sedikit netizen yang terprovokasi dan percaya begitu saja sehingga ikut-ikutan mencaci dan memaki. Padahal bila benar-benar dicermati akan semakin jelas bahwa caption video yang menyebut Banser mau menghabisi HRS adalah HOAX.

(Sumber: Dutaislam.com)

Lagi, Isu Muazin Dibunuh Orang Gila Ternyata Hoax, Pelaku Ditangkap Polisi

Serambimata.com – Hampir bersamaan dengan terungkapnya pelaku penyebar kabar palsu atau hoax isu teror terhadap Kiai di Pesantren Al Falah Ploso, Kediri, seorang wanita berinisial TAW (40) yang menyebarkan hoax di media sosial tentang dibunuhnya muazin di Majalengka oleh orang gila juga berhasil ditangkap Polisi. TAW diketahui sebagai anggota dari Muslim Cyber Army (MCA)

Read the rest of this entry

Teror Ponpes Al Falah Ploso Kediri Ternyata Hoaks, Pelaku Menangis Minta Maaf

Riantono Gembol menyesali perbuatan dengan berderai air mata

Serambimata.com – Para pelaku dan penyebar Hoax di media sosial satu persatu terungkap bahkan tak sedikit diantaranya tertangkap. Mulai dari soal isu kebangkitan PKI hingga maraknya orang gila yang menyerang para Kiai. Meskipun sebelumnya memang ada kasus kekerasan terhadap tokoh agama, namun fakta yang terungkap tentang adanya isu teror dan penyerangan kepada Kiai di Pondok Pesantren Al Falah Ploso Mojo Kediri membuat kita harus selektif dan tak mudah percaya terhadap kabar yang belum jelas apalagi langsung ikut-ikutan menyebarkannya.

Read the rest of this entry