Iklan

Arsip Blog

Mengenal Sederet Tokoh-tokoh NU Bergelar Pahlawan Nasional

Serambimata.com – Dianugerahkannya gelar Pahlawan Nasional kepada KHR As’ad Syamsul Arifin, Pengasuh ke-2 Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo, Situbondo dua tahun lalu semakin menambah daftar panjang nama-nama tokoh-tokoh NU yang diakui sebagai Pahlawan Nasional. Sebelumnya sejumlah tokoh NU telah mendapatkan gelar yang sama atas jasa besarnya dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan.

Read the rest of this entry

Iklan

Metodologi Islam Nusantara

Oleh: Abdul Moqsith Ghazali

Serambimata.com – Ide Islam Nusantara datang bukan untuk mengubah doktrin Islam. Ia hanya ingin mencari cara bagaimana melabuhkan Islam dalam konteks budaya masyarakat yang beragam. Upaya itu dalam ushul fikih disebut tahqiq al-manath yang dalam praktiknya bisa berbentuk mashlahah mursalah, istihsan dan `urf.

Read the rest of this entry

Prabowo: Kita Nyaman dengan Islam Nusantara Sejak Aktif di Militer

Serambimata.com – Di saat pentolan eks HTI dan barisan pembenci lainnya ramai menyerang Nahdlatul Ulama (NU) dan Islam Nusantaranya. Ketua Umum Partai Gerindra, Probowo Subianto justru bertandang ke PBNU sang penggagas Islam Nusantara untuk sambil menebar pesona. Inilah fakta yang membuat sebagian pengusungnya menuju ke kursi penguasa mengelus dada, bahkan kejang-kejang karena tuannya justru datang bahkan memuji-memuji Islam Nusantara.

Read the rest of this entry

Gus Mus: Yang Kaget pada Islam Nusantara Hanya yang Tidak Pernah Ngaji

Serambimata.com – Berulang-ulang dijelaskan tentang Islam Nusantara, masih banyak yang gagal paham dengan wajah Islam yang diusung Nahdlatul Ulama (NU) itu. Bahkan tak sedikit kelompok yang terang-terangan menentangnya disertai dengan berbagai berbagai tuduhan tak berdasar atas nama kebencian dan ketidak pahamannya pada Islam Nusantara.

Read the rest of this entry

Islam Nusantara dan Tuduhan Anti-Arab

Oleh: Nadirsyah Hosen

Serambimata.com – Salah satu kegagalan banyak pihak memahami diskursus Islam NUsantara adalah dengan nyinyir seolah-olah warga NU itu anti segala hal berbau Arab. Maka mereka nyinyir kalau melihat tulisan saya mengutip sejumlah kitab Tafsir berbahasa Arab. “Anti-Arab kok mengutip kitab berbahasa Arab!” kata mereka.

Read the rest of this entry