Iklan

Arsip Blog

Metodologi Islam Nusantara

Oleh: Abdul Moqsith Ghazali

Serambimata.com – Ide Islam Nusantara datang bukan untuk mengubah doktrin Islam. Ia hanya ingin mencari cara bagaimana melabuhkan Islam dalam konteks budaya masyarakat yang beragam. Upaya itu dalam ushul fikih disebut tahqiq al-manath yang dalam praktiknya bisa berbentuk mashlahah mursalah, istihsan dan `urf.

Read the rest of this entry

Iklan

Prabowo: Kita Nyaman dengan Islam Nusantara Sejak Aktif di Militer

Serambimata.com – Di saat pentolan eks HTI dan barisan pembenci lainnya ramai menyerang Nahdlatul Ulama (NU) dan Islam Nusantaranya. Ketua Umum Partai Gerindra, Probowo Subianto justru bertandang ke PBNU sang penggagas Islam Nusantara untuk sambil menebar pesona. Inilah fakta yang membuat sebagian pengusungnya menuju ke kursi penguasa mengelus dada, bahkan kejang-kejang karena tuannya justru datang bahkan memuji-memuji Islam Nusantara.

Read the rest of this entry

Gus Mus: Yang Kaget pada Islam Nusantara Hanya yang Tidak Pernah Ngaji

Serambimata.com – Berulang-ulang dijelaskan tentang Islam Nusantara, masih banyak yang gagal paham dengan wajah Islam yang diusung Nahdlatul Ulama (NU) itu. Bahkan tak sedikit kelompok yang terang-terangan menentangnya disertai dengan berbagai berbagai tuduhan tak berdasar atas nama kebencian dan ketidak pahamannya pada Islam Nusantara.

Read the rest of this entry

Islam Nusantara dan Tuduhan Anti-Arab

Oleh: Nadirsyah Hosen

Serambimata.com – Salah satu kegagalan banyak pihak memahami diskursus Islam NUsantara adalah dengan nyinyir seolah-olah warga NU itu anti segala hal berbau Arab. Maka mereka nyinyir kalau melihat tulisan saya mengutip sejumlah kitab Tafsir berbahasa Arab. “Anti-Arab kok mengutip kitab berbahasa Arab!” kata mereka.

Read the rest of this entry

Hasil Lengkap Rekomendasi Munas dan Konbes NU 2017

‚Äč

(Foto: NU Online)


REKOMENDASI 
MUSYAWARAH NASIONAL ALIM ULAMA
DAN KONFERENSI BESAR NAHDLATUL ULAMA
NTB, 23-25 NOVEMBER 2017


Latar Belakang

Indonesia tengah menghadapi berbagai ujian kebangsaan yang tercermin dari lunturnya nasionalisme, maraknya penggunaan sentimen SARA dalam kehidupan sosial-politik, menjamurnya radikalisme dan sektarianisme, serta maraknya korupsi dan terorisme yang berimpit dengan gejala kemiskinan, pengangguran, dan ketimpangan ekonomi.

Read the rest of this entry