Arsip Blog

Puisi-Puisi Tahun 2009 – 2010 yang Tersisa Di Serakan

image

Serambimata.com – Puisi-puisi yang tak sengaja kutemukan di tumpukan-tumpukan berserakan. Coretan hati pada 6 – 7 tahun yang lalu ini hanya beberapa yang tersisa, sungguh sayang kalau dibuang. Bila pembaca tak begitu suka… abaikan saja!

Read the rest of this entry

…..AKHIRNYA PERGI

image

(Patah-patah puisi April 2012)
By. Hans

Kepak sayapmu berduri…
Engkau terbang… Aku dilukai…
—————————————————————
Sahabat pagi menghela nafasnya yg jengah…
Seperti tarian… cintamu menghujat matahari…
Sehingga jiwa-jiwa merayap lemah…
Siapa tahu masih ada ombak yang merindu…
—————————————————————
Dinding tempat bersandar masih diam…
Lantai tempat berpijak masih tak ramah…
Atap-atap rumahpun menatap angkuh…
Sampai ke jalan-jalan setapak diludahi…
Hingga putih terlumuri abu…
Padahal sudah kuusap tubuhku dengan kembang tujuh rupa…
—————————————————————
Hari-hari tak berhenti menggugat…
Tak peduli pagi yang menuntut hati…
Tubuh bernyanyi… fikir menari…
Abaikan kesetiaan berpuisi dengan derai…

Ditemani Matahari…
Kutata hati…
Agar pagi menyapa ramah…
dan Tuhan melumatku dalam CintaNya yang indah…
—————————————————————-
Kan kubiarkan kau menari… menjamah…
pada segala maumu yang tak indah…
—————————————————————-
Suci cinta telah berceceran di syahadat hati…
Karena engkau jengah di surga jiwa
Yang kita bangun di atas sumpah…
—————————————————————-
Kusedekahkan saja hatiku…
Daripada tergadai di emperan waktu…
—————————————————————-
Mencintaimu seperti mesiu…
Mengancam…
Mencabik-cabik…
dan Melukai…

Posted from WordPress for Android

SUDAHLAH MANIS

image

Situbondo, 15 Maret 2015

Sudahlah manis…
Tempat kekagumanku menyembul
Berlalulah… dari tebing hati
Aku tak lagi jadi auramu
Engkau telah saling memegang pada satu pedati…
Di perjalanan terlampau jauh
Sementara aku baru mulai
di jalan setapak yang sesak…

Read the rest of this entry

RABBY, MAAFKAN AKU

image

RABBY, MAAFKAN AKU
Situbondo, 25 Desember 2009

Read the rest of this entry