Iklan

Arsip Blog

Mbah Maimun Zubair, Driver Taksi Online dan Seorang Penumpang

KH. Maimoen Zubair


Serambimata.com – Sebuah obrolan menarik antara seorang wanita yang berprofesi sebagai sebagai driver ojek online dengan salah satu penumpang yang menggunakan jasa Grabcar yang dikemudikannya. Obrolan berawal biasa-biasa saja itu menjadi menarik ketika sampai pada topik tentang salah tokoh sepuh yang disegani, KH. Maimun Zubair atau Mbah Maimun. 

Read the rest of this entry

Iklan

Kembali Berulah! Wahabi Merubah Kitab Ihya’ Karya Imam Ghazali

(Gambar: pecihitam.org)

​Serambimata.com – Entah sudah berapa kitab karya ulama’-ulama’ besar yang dirubah Wahabi-Salafi. Kitab klasik yang selama menjadi rujukan ketiga setelah Al Qur’an Hadis bagi Islam Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) begitu saja dirubah sesuai dengan selera mereka hanya karena mengganggap tak sesuai dengan keyakinan dan ajaran mereka yang selalu mengusung slogan gerakan pemurnian ajaran Islam. 

Read the rest of this entry

Wahabi Ngotot Do’a untuk Mayit Tak Pernah Sampai, Ini Penyebabnya

Serambimata.com –  Bukan wahabi namanya kalau berhenti menyalah-nyalahkan ibadah umat Islam lainnya.  Tak hanya  menyalahkan bahkan sekte ini berani membit’ahkan hingga mensyirikkan. Padahal setelah ditelusuri, sikap mereka tidak lebih disebabkan karena minimnya referensi mereka dalam menghukumi dan menghakimi suatu ibadah atau amaliah tertentu. 

Read the rest of this entry

Memahami Wahabi dan Salafi 

Oleh: DR. KH. As’ad Said Ali (Wakil Ketua Umum PBNU Periode 2010-2015)

​Serambimata.com – Sebagaimana Nahdlatul Ulama (NU), pengikut Wahabi atau Salafi juga menganggap sebagai Ahlus Sunnah Wal Jamaah. Sebaliknya pengikut NU seringkali juga menggunakan istilah salafi untuk menunjukkan kesetiannya terhadap ajaran para imam mazhab. Soal siapa yang termasuk Ahlus Sunnah Wal Jamaah menjadi perdebatan yang tidak pernah selesai, setiap kelompok mengaku paling benar. Namun tulisan ini tidak akan membahas hal itu, tetapi memusatkan bahasan pada isitilah salafi dikaitkan dengan isu kekinian, radikalisme dan terorisme.

Read the rest of this entry

Ini Bukti Kalau Tahlilan Pernah Populer Di Mekkah dan Madinah Sebelum Datang Wahabi

Serambimata.com – ​Mempersoalkan Tahlilan sebagai amalan bit’ah dan sia-sia terus mengemuka. Perdebatan so’al kegiatan yang biasa dilakukan selama 7 hari sejak kematian seseorang tak kunjung berhenti seiring dengan semarak kegiatan tersebut yang digelar oleh sebagian besar umat Islam di Indonesia.  Read the rest of this entry