Seluruh Anak Cabang GP Ansor Sumenep Kompak Perangi Terorisme-Radikalisme

image

Gerakan kami dilakukan bil ma’ruf, dengan cara baik dan tidak melukai jiwa dan raga orang lain. Karenanya, upaya penyadaran seperti yang dilakukan sahabat-sahabat Ansor Sumenep insya Allah lebih efektif ketimbang lewat langkah yang konfrontatif. (Ketua GP. Ansor Sumenep)

.

Serambimata.com – Tidak rela Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tercabik-cabik, berbagai elemen masyarakat mulai bangkit dan terang-terangan menyatakan perang melawan berbagai upaya yang dapat merongrong persatuan dan kesatuan bangsa.

Dikutip dari situs resmi Nahdlatul Ulama, nu.or.id, sebanyak 22 Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kabupaten Sumenep menggelar kampanye simpatik di alun-alun kota depan Masjid Jami’ Sumenep, Kamis (21/1) pagi. Mereka mendengungkan perang terhadap gerakan terorisme dan paham radikal yang mengancam keutuhan bangsa.

Mereka membagikan stiker kepada pengendara sepeda motor, pengendara mobil, dan pejalan kaki. Isi stiker memuat tentang bahaya terorisme-radikalisme serta nilai-nilai humanisme dalam Islam. Paham-paham nyeleneh yang menyimpang dari ajaran Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) juga diketengahkan dalam stiker tersebut.

Gerakan yang dikemas dengan tema “Sumenep Waspada Terorisme dan Radikalisme” ini mendapat respon positif dari masyarakat dan ulama Sumenep. Mereka yang melintas di daerah perkotaan dengan seksama menerima ribuan stiker antiterorisme.

Ketua GP Ansor Sumenep M Muhri Zaen menegaskan, di Kabupaten Sumenep kini terdapat gerakan aliran atau paham keagamaan yang mengancam keutuhan bangsa. Karenanya, paham yang tidak selaras dengan Aswaja itu dipandang penting untuk disikapi.

“Tentu penyikapannya dengan cara bil ma’ruf, dengan cara baik dan tidak melukai jiwa dan raga orang lain. Karenanya, upaya penyadaran seperti yang dilakukan sahabat-sahabat Ansor Sumenep insya Allah lebih efektif ketimbang lewat langkah yang konfrontatif,” tandas alumnus Pesantren Annuqayah, Sumenep itu.

Bagaimana dengan daerah anda?

Posted on 22 Januari 2016, in Agama and tagged , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: