Sedih dan Miris! Siswa SMA Merokok dan Ongkang Kaki Di Samping Guru

Serambimata.com – Siapa yang tak miris melihat sederet foto-foto ini, seorang siswa dengan mengenakan seragam SMA tanpa canggung duduk sambil merokok di samping gurunya. Tidak cukup sampai di situ, pada foto lainnya kelakuan siswa teresebut makin parah, tanpa rasa canggung ia menaikkan satu kakinya ke atas meja guru yang ada di depannya. 

Tidak jelas, apa alasan siswa yang diketahui bernama Ilham siswa SMA 6 Tuddopuli Makassar itu  duduk satu meja di samping gurunya yang bernama Pak Ambo. Dari foto yang tersebar di media sosial, Pak guru Ambo nampak tak mampu berbuat apa-apa atas perilaku tak sopan muridnya itu, meskipun guru yang sudah lanjut usia itu terlihat melirik tanda tak suka sambil memegang buku di tangannya. 

Bisa jadi sang guru pak Ambo diam karena tak mau ambil resiko, ditegur kawatir muridnya melawan, diingatkan menggunakan kekerasan ia takut dipolisikan sebagaimana belakangan banyak kejadian murid memenjarakan gurunya dengan dalih tindak kekerasan. 

Dikutip dari dari akun Info Kota Makassar, Selasa (11/10), postingan foto tingkah tak sopan siswa SMA itu langsung viral dan dibanjiri komentar bernada hujatan, sumpah serapah serta do’a dari netizen. 

“Ksh liat ortunya itu foto…jdi klo dihukum anaknya nda bisa lapor polisi krn ada bukti kekurangajarannya anaknya…. Saran qu ji… Smm

mga anak2qu nda bgitu ya Allah…,” tulis akun Aty Kanto.

“Contoh siswa yg berprestasi,” kata Rusdi Daeng.

“Serba salahnya jadi guru, dijitak lapor polisi, ndak dijitak cuma na injak2 guruna…,” ujar Richa Maryam.

Berikut foto-foto tingkah  bocah SMA yang benar-benar membuat miris dan sedih bagi siapapun yang melihatnya :

Merokok, ongkang dan bergaya di samping gurunya

Ketika di Sekolah, guru memiliki tugas dan kewajiban yang tak ringan dalam mendidik dan mengajarkan ilmunya bahkan ia berfungsi menjadi wakil orang tuanya di sekolah. Oleh karena itu, sudah sepatutnyalah seorang guru dihargai dan dihormati atas jasa-jasanya mengajarkan ilmu pengetahuan kepada murid-muridnya. 

Apa yang terlihat di Makasar ini seharusnya menjadi perhatian bagi pihak-pihak terkait agar tidak terulang lagi dan terjadi di tempat lain. Para orang tua harus juga berperan aktif dalam mengawasi dan mendidik putera-puterinya terutama ketika berada di luar sekolah. Bukan sebaliknya, tak septutnya orang tua justru terkesan melegalkan perilaku buruk dan menyimpang putera-puterinya ketika sang guru menjalan tugas dan kewajibannya dalam mendidik dan mengingatkan ketika sang anak melakukan kesalahan. 

Posted on 11 Oktober 2016, in Pendidikan and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: